Sabtu, 24 Oktober 2026

Beasiswa Santri Jateng Buka Jalan Khafidz Kuliah di China dan Aisyi di Mesir

Sabtu, 24 Oktober 2026 18:00 WIB
Beasiswa Santri Jateng Buka Jalan Khafidz Kuliah di China dan Aisyi di Mesir
Beasiswa santri Jateng membuka jalan Khafidz kuliah di China dan Aisyi di Mesir.
Pada peringatan Hari Santri Nasional 2026, Aisyi juga mengajak para santri agar tidak takut bermimpi besar dan berani mengambil kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, keberadaan pesantren dan santri merupakan modal sosial yang perlu terus diperkuat untuk mendukung pembangunan daerah.

Jawa Tengah memiliki sekitar 5.400 pondok pesantren dengan 555 ribu santri. Menurutnya, pesantren tidak hanya diharapkan menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan di berbagai bidang.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menginisiasi program Pesantren Obah yang turut memberikan beasiswa kepada santri dan pengasuh pesantren.

Pada 2026, pemerintah provinsi menyiapkan anggaran Rp6,8 miliar untuk beasiswa pendidikan di dalam dan luar negeri. Program tersebut menerima 942 pendaftar, dengan 15 santri dinyatakan lolos untuk melanjutkan pendidikan ke Mesir, Yaman, dan China.

Selain itu, sebanyak 424 santri yang menempuh pendidikan di Ma'had Aly juga mendapatkan beasiswa. Bantuan serupa diberikan kepada santri penggerak yang aktif dalam organisasi intra dan ekstra kampus serta masih tinggal di pesantren.

Ahmad Luthfi berharap program beasiswa tersebut dapat memperluas kesempatan pendidikan bagi santri sehingga mereka tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kompetensi, keterampilan, dan kepedulian sosial untuk menghadapi tantangan zaman. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Investasi Jawa Tengah Capai Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Tenaga Kerja
Pemkab Temanggung Terapkan Sekolah Kalih Ngaji di 100 SD Negeri
Gubernur Jateng Tekankan Sinergi Forkopimda dalam Pisah Sambut Pangdam IV/Diponegoro
Edukasi Keselamatan, Kedisiplinan, dan Lingkungan Warnai Kegiatan Pelajar di Batang dan Pekalongan
Batik Rifa’iyah Terancam Punah, Nawal Dorong Regenerasi Pembatik di Batang
BKOW Jateng Bentuk Relawan Perunggu, Perkuat Pendampingan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak
komentar
beritaTerbaru