Jumat, 06 November 2026

Irjen Pol Susilo Teguh Raharjo Resmi Bergabung dengan UBISA, Perkuat Sinergi Polri dan Perguruan Tinggi

Rabu, 05 Agustus 2026 09:50 WIB
Irjen Pol Susilo Teguh Raharjo Resmi Bergabung dengan UBISA, Perkuat Sinergi Polri dan Perguruan Tinggi
Wakapolri Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo SH MHum MSi MM.

Jakarta (buseronline.com) - Irjen Pol Dr Susilo Teguh Raharjo MSi yang menjabat sebagai Kasatgas Pembentukan Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri, resmi bergabung sebagai bagian dari sivitas akademika Universitas Bima Sakapenta (UBISA), Senin (3/8/2026).

Dilansir dari laman Humas Polri, kehadirannya di kampus tersebut diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Polri dan dunia pendidikan tinggi dalam pengembangan ilmu kepolisian berbasis riset dan inovasi.

Atas bergabungnya Irjen Pol Susilo Teguh Raharjo, Wakapolri Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo SH MHum MSi MM menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi momentum penting dalam memperluas jejaring Pusat Studi Kepolisian yang tengah dibangun bersama berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

"Kehadiran beliau akan semakin memperkuat kolaborasi antara Polri dan dunia pendidikan tinggi serta memperluas jejaring Pusat Studi Kepolisian yang terus kita bangun bersama perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia," ujar Wakapolri.

Wakapolri menjelaskan, melalui kepemimpinan Irjen Pol Susilo Teguh Raharjo sebagai Kasatgas Pembentukan Pusat Studi Kepolisian, hingga saat ini pembentukan pusat studi telah didorong di 79 perguruan tinggi negeri dan swasta.

Sebanyak 40 Pusat Studi Kepolisian telah beroperasi, lima sedang memasuki tahap penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan 34 lainnya masih dalam proses pembentukan.

Menurut Wakapolri, keberadaan Pusat Studi Kepolisian bukan sekadar menambah jumlah kerja sama, tetapi menjadi wadah kolaborasi antara pengalaman praktis kepolisian dengan kekuatan akademik kampus.

Melalui sinergi tersebut diharapkan lahir berbagai riset, inovasi, dan rekomendasi berbasis ilmu pengetahuan guna menjawab tantangan keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

Selain itu, pengembangan jejaring Pusat Studi Kepolisian merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem Police Science yang lebih terbuka dan kolaboratif.

Perguruan tinggi diharapkan menjadi mitra strategis Polri dalam mengembangkan konsep evidence-based policing untuk menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di era digital.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Polri Nonaktifkan Empat Personel Usai Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo
Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Diganti Saat Propam Lakukan Pemeriksaan
Foksi Imbau Masyarakat Tetap Tenang Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Sukoharjo
Polri Resmi Larang Personel Gunakan Vape, Berlaku hingga di Luar Lingkungan Kerja
Satgas Damai Cartenz Ungkap Dua Video Kekerasan di Papua Rekaman Lama, Warga Diminta Waspada Hoaks
Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Jabatan Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti
komentar
beritaTerbaru