Program yang akan dijalankan meliputi pengelolaan sampah, pengembangan website desa, digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pengembangan sarana dan prasarana infrastruktur desa.
"Anak-anak begitu sampai ke lapangan mereka bisa langsung bekerja. Jadi sudah tidak lagi berbicara, rapat dan lain sebagainya, kita masuk ke level eksekusi," kata Hilmi.
Ia juga berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater, memperkuat solidaritas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat selama pelaksanaan KKN. (R)
beritaTerkait
komentar