"Anak-anak kita nanti pada 2045 menjadi future leader, menjadi para pemimpin masa depan, bukan sebaliknya menjadi beban masa depan," kata Herman.
Ia menambahkan, apabila bonus demografi tidak dikelola dengan baik, Indonesia berpotensi menghadapi jebakan kelas menengah (middle income trap).
Karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap lulusan SMK tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki kemampuan berwirausaha dan daya saing yang tinggi di masa depan. (R)
beritaTerkait
komentar