Kamis, 09 Juli 2026

Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla untuk Perkuat Kesiapsiagaan Polda Riau

Kamis, 09 Juli 2026 11:39 WIB
Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla untuk Perkuat Kesiapsiagaan Polda Riau
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyerahkan bantuan peralatan penanganan kebakaran hutan dan lahan kepada Polda Riau sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran pada musim kemarau tahun 2026. Penyerahan bantuan dilakukan usai pengecekan personel dan peralatan Satgas Karhutla di Gedung SPN Polda Riau, Kabupaten Kampar, Rabu (8/7/2026).

Kampar (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyerahkan bantuan peralatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada Polda Riau sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran pada musim kemarau tahun 2026. Penyerahan bantuan dilakukan usai pengecekan personel dan peralatan Satuan Tugas (Satgas) Karhutla di Gedung SPN Polda Riau, Kabupaten Kampar, Rabu.

Dilansir dari laman Humas Polri, bantuan tersebut diterima langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan disaksikan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Kepala BPBD Provinsi Riau, serta unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam keterangannya, Kapolri mengatakan pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi ancaman karhutla di wilayah Riau. Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi faktor utama dalam keberhasilan penanganan bencana.

"Baru saja kita melaksanakan pengecekan langsung kesiapan Polda Riau dan pemerintah daerah dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan," ujar Jenderal Sigit.

Ia menilai kesiapan penanganan karhutla di Riau telah melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Basarnas, BNPB, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, hingga perusahaan swasta. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat langkah pencegahan dan penanggulangan di lapangan.

Berdasarkan data BPBD Provinsi Riau, saat ini terdeteksi sekitar 15 ribu titik panas (hotspot). Sementara itu, titik api terpantau berada di 329 lokasi dengan luas lahan terbakar mencapai 329 hektare.

Kapolri juga mengingatkan seluruh personel Satgas Karhutla agar meningkatkan kewaspadaan karena karakteristik kebakaran di Riau berbeda dengan daerah lain. Riau diketahui memiliki dua periode rawan kebakaran, salah satunya pada Juli hingga September, ditambah prediksi fenomena El NiƱo yang berpotensi menyebabkan kondisi cuaca semakin kering.

Ia menekankan pentingnya kesiapan sumber air, peralatan pendukung, serta langkah pencegahan sebagai prioritas utama. Selain itu, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar juga harus terus ditingkatkan.

Adapun bantuan peralatan yang diserahkan Kapolri meliputi 50 unit portable breathing apparatus, dua unit portable wifi, 10 unit sepeda motor Kawasaki KLX 150 cc, satu unit ekskavator Hitachi 110F tahun 2026, dan 20 unit mesin pompa air.

"Saya berharap seluruh peralatan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai bentuk kesiapan kita dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan," kata Kapolri.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan operasional Satgas Karhutla Polda Riau dalam melakukan deteksi dini, pemadaman, dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan secara cepat, tepat, dan terpadu. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Wakapolri Tinjau Rikkes Spesialistik Taruna Akpol 2026, Pastikan Seleksi Berbasis Teknologi Medis Modern
Polri Tetapkan 32 Tersangka Kasus Pelanggaran Haji dan Umrah, Kerugian Korban Capai Rp116,7 Miliar
KPK Dorong Kampanye Antikorupsi yang Kreatif dan Berdampak di Era Digital
KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Pihak Swasta sebagai Tersangka OTT Dugaan Suap Proyek
Tiga Personel Satresnarkoba Polres Katingan Gugur Saat Bertugas, Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta
Bupati Taput Usulkan Huntara Adiankoting Jadi Hunian Tetap dalam Evaluasi BSRR
komentar
beritaTerbaru