Rabu, 02 September 2026

Peringatan KAA 2026 di Bandung Hadirkan 26 Delegasi Negara, Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Selasa, 14 Juli 2026 17:35 WIB
Peringatan KAA 2026 di Bandung Hadirkan 26 Delegasi Negara, Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Pemko Bandung menggelar peringatan KAA 2026 dengan menghadirkan 26 delegasi negara, duta besar, dan perwakilan kementerian, Sabtu (11/7/2026).

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Bandung menggelar peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) 2026 dengan menghadirkan 26 delegasi negara, duta besar, dan perwakilan kementerian, Sabtu.

Dilansir dari laman Jabarprov, kegiatan internasional tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antarnegara sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Bandung.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain mengatakan Bandung mengandalkan sektor jasa dan pariwisata sebagai potensi utama daerah. Karena itu, penyelenggaraan kegiatan berskala internasional dinilai dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Bandung tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah. Potensi terbesar kita ada pada sektor jasa, pariwisata, dan kunjungan wisatawan. Karena itu, penyelenggaraan acara internasional seperti Konferensi Asia Afrika diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Iskandar.

Menurutnya, kehadiran delegasi dari berbagai negara memberikan dampak positif bagi pelaku usaha di sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bandung.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
BUMDes Festival Jabar 2026 Jadi Momentum Penguatan Ekonomi Desa
Kemendikdasmen: Hampir 80 Persen Kebutuhan Kepala Sekolah Telah Terpenuhi
Jabar Juara Umum Perolehan Medali O2SN 2026 Jenjang Pendidikan Dasar
Disarpus Bandung Perluas Literasi, Hadirkan Program Digital hingga Wisata Edukasi
Garut dan Tabalong Tukar Strategi Pengembangan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat
Dua Serdik Sespimma Bantu Amankan Sopir Grab yang Diduga Dianiaya Penumpang di Lembang
komentar
beritaTerbaru