Sabtu, 20 Juni 2026

Pemprov Jateng Dorong Keterlibatan Ayah Lewat Gerakan Ambil Rapor dan Antar Anak Sekolah

Sabtu, 20 Juni 2026 13:55 WIB
Pemprov Jateng Dorong Keterlibatan Ayah Lewat Gerakan Ambil Rapor dan Antar Anak Sekolah
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno.

Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung pelaksanaan Gerakan Ayah Mengambil Rapor (Gemar) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) sebagai upaya memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.

Dilansir dari laman Jatengprov, dukungan tersebut diwujudkan melalui Surat Edaran Nomor S/400.13.26/207/2026 yang mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berpartisipasi aktif dalam kedua gerakan tersebut.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan surat edaran itu mengacu pada kebijakan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI serta arahan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Menurutnya, keterlibatan ayah dalam mengambil rapor dan mengantar anak pada hari pertama sekolah diharapkan dapat memperkuat karakter anak, meningkatkan motivasi belajar, serta mempererat hubungan dalam keluarga.

"Pelibatan ayah dalam mengambil rapor dan mengantar anak di hari pertama sekolah diharapkan mampu memperkuat karakter, meningkatkan motivasi belajar, serta menumbuhkan kualitas relasi keluarga menuju Jawa Tengah yang cerdas dan berdaya saing," ujar Sumarno, Kamis.

Melalui surat edaran tersebut, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta mengajak ASN di lingkungan kerjanya untuk turut serta dalam pelaksanaan Gemar dan GAMAS.

Pemprov Jateng juga memberikan fleksibilitas waktu bagi ASN yang berstatus ayah atau wali ayah agar dapat meluangkan waktu mengambil rapor maupun mengantar anak ke sekolah. Selain itu, surat edaran juga disampaikan kepada bupati dan wali kota di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Mereka diminta menginstruksikan satuan pendidikan untuk mengimbau ayah atau wali ayah peserta didik hadir secara langsung saat pengambilan rapor dan mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat ketahanan keluarga dan mengurangi fenomena fatherless melalui peningkatan peran ayah dalam kehidupan anak. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Mendikdasmen Resmikan International Class Program di SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus
Edukasi Kesehatan Mental Santri Diperkuat untuk Cegah Bullying dan Kekerasan
Investasi Rp15 Triliun Masuk Kendal, Kawasan Industri EV Diproyeksikan Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
Wagub Jateng Tekankan Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini
Gubernur Ahmad Luthfi: Mal Baru Bukti Jateng Tetap Jadi Magnet Investasi
SPPG Jateng Diminta Prioritaskan Telur Lokal untuk Program MBG
komentar
beritaTerbaru