Sabtu, 03 Oktober 2026

Retribusi Pengunjung akan Dihapus, Bobby Nasution: Jangan Sampai Wisata Air Panas Karo Bernasib Seperti Siosar

Sabtu, 20 Juni 2026 11:54 WIB
Retribusi Pengunjung akan Dihapus, Bobby Nasution: Jangan Sampai Wisata Air Panas Karo Bernasib Seperti Siosar
Gubernur Sumut Bobby Nasution saat menggelar diskusi bersama Pemerintah Kabupaten Karo di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Kamis (18/6/2026).

Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution mengusulkan penghapusan retribusi langsung kepada wisatawan di kawasan pemandian air panas Desa Daulu dan Semangat Gunung, Kabupaten Karo.

Langkah tersebut diambil sebagai upaya meningkatkan daya saing sektor pariwisata sekaligus menghilangkan praktik pungutan yang dinilai dapat menghambat perkembangan destinasi wisata. Usulan itu disampaikan Bobby Nasution usai menggelar diskusi bersama Pemerintah Kabupaten Karo di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Kamis.

Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Sumut menawarkan dua opsi penyelesaian persoalan retribusi yang selama ini menjadi sorotan. Opsi pertama, seluruh pungutan langsung kepada pengunjung dihentikan.

Sebagai gantinya, retribusi dibebankan kepada pelaku usaha melalui penyesuaian tarif layanan seperti tiket masuk pemandian, penginapan, parkir, maupun fasilitas lainnya. Sebagai dukungan, Pemprov Sumut siap membantu perbaikan akses jalan menuju kawasan wisata air panas tersebut.

Sementara opsi kedua adalah tetap memberlakukan retribusi kepada wisatawan, namun dengan sistem pengelolaan yang lebih tertata dan pengawasan yang ketat guna mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menghindari terjadinya pungutan berlapis.

"Setelah kita diskusi tadi kita lebih ke opsi pertama, tidak ada lagi retribusi karena kita ingin wisata Karo ini naik kelas. Kita sudah belajar dari Siosar yang sekarang akhirnya sudah meredup padahal sempat ramai sekali," kata Bobby Nasution.

Menurut Bobby, kondisi yang terjadi saat ini tidak sepenuhnya dapat disalahkan kepada masyarakat. Ia menilai kebiasaan pungutan yang berkembang juga dipengaruhi oleh praktik yang sebelumnya dilakukan pemerintah daerah.

"Tidak sepenuhnya salah masyarakat karena sebelumnya Pemda juga melakukan pungutan, jadi masyarakat belajar dari situ. Tetapi sekarang coba kita benahi dan kita tidak ingin tempat wisata ini bernasib sama dengan Siosar," ujarnya.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bobby Nasution Siapkan Beasiswa Khusus untuk Mahasiswa UMSU
Bobby Nasution Ajak IKM Sumut Perkuat Ekonomi Keumatan dan Industri Halal
Bobby Nasution Dorong Percepatan Rumah Subsidi di Sumut
Airin Rico Waas Resmikan Gallery Torose, Dorong Uis Karo Go International
Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah se-Sumut Teken Komitmen Bersama KPK Cegah Korupsi
Bobby Nasution Beri Tali Asih kepada 13 Purna Olahragawan Berprestasi Sumut
komentar
beritaTerbaru