Selasa, 25 Agustus 2026

Kemendikdasmen Gelar Komitmen Bersama SPMB Ramah 2026/2027, Tekankan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi

Minggu, 24 Mei 2026 12:15 WIB
Kemendikdasmen Gelar Komitmen Bersama SPMB Ramah 2026/2027, Tekankan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi
Kemendikdasmen menggelar Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, kegiatan ini menjadi langkah nasional untuk memperkuat tata kelola Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) agar lebih transparan, objektif, akuntabel, berkeadilan, inklusif, dan bebas diskriminasi.

Program SPMB Ramah menegaskan bahwa proses penerimaan murid baru bukan hanya agenda administratif tahunan, melainkan bagian penting dari layanan publik pendidikan yang menjamin hak setiap anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan bermutu.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menegaskan bahwa SPMB harus menjadi instrumen pelayanan publik yang berpihak pada kepentingan terbaik anak. Ia menekankan pentingnya prinsip transparansi, objektivitas, dan keadilan dalam setiap tahapan penerimaan murid baru.

"SPMB bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi instrumen penting untuk memastikan akses pendidikan yang adil bagi seluruh anak Indonesia," ujarnya.

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto, menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB sebelumnya menunjukkan hasil positif.

Berdasarkan survei Katadata Insight Center 2025, mayoritas responden menilai SPMB membantu pemerataan akses pendidikan serta meningkatkan transparansi dan mengurangi dominasi sekolah favorit.

Hingga saat ini, sebanyak 476 pemerintah daerah telah menetapkan petunjuk teknis (juknis) SPMB, terdiri dari 451 kabupaten/kota dan 25 provinsi.

Sejumlah daerah juga telah memulai proses pendaftaran, termasuk Sumut, Palembang, Pamekasan, dan Solok. Selain itu, 135 daerah telah melibatkan sekolah swasta dalam pelaksanaan SPMB.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Pastikan Hak Belajar Murid Tetap Berjalan di Tengah Karhutla Kalimantan
Modular Summit 2026 Dorong Guru Ciptakan Pembelajaran Digital yang Kreatif dan Interaktif
Kemendikdasmen Siapkan Anggaran Rp61,1 Triliun untuk Pendidikan Tahun 2027
Papan Interaktif Digital Dorong Guru di Bandung Barat Ciptakan Pembelajaran Lebih Interaktif
Kemendikdasmen Apresiasi Bengkayang Perkuat Kompetensi Guru di Wilayah Terpencil
Kemendikdasmen Perkuat Akses Pendidikan melalui Beasiswa SCG Sharing the Dream 2026
komentar
beritaTerbaru