Minggu, 02 Agustus 2026

PSSI Kecam Keributan Laga EPA U-20 di Semarang

Kamis, 23 April 2026 09:00 WIB
PSSI Kecam Keributan Laga EPA U-20 di Semarang
Logo PSSI.

Semarang (buseronline.com) - PSSI melalui Sekretaris Jenderal Yunus Nusi menyampaikan kecaman keras atas insiden keributan yang terjadi dalam pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 melawan Dewa United U-20 pada lanjutan Grup A Elite Pro Academy U-20 musim 2025-2026 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4/2026).

Dilansir dari laman PSSI, keributan tersebut melibatkan sejumlah pemain dan ofisial dari kedua tim, yang memicu ketegangan di lapangan. PSSI mengaku telah menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut dan memastikan akan segera menindaklanjutinya.

"Ketua Umum Erick Thohir sangat mengutuk keras insiden tersebut, khususnya tindakan pemain yang terlibat. PSSI akan segera menyampaikan kasus ini kepada Komite Disiplin untuk ditindaklanjuti dengan sanksi seberat-beratnya," ujar Yunus Nusi dalam keterangannya, Senin.

Baca Juga: PSSI Rayakan HUT ke-96, Perkuat Optimisme Menuju Piala Dunia 2030

Menurutnya, Ketua Umum juga meminta agar kasus ini menjadi prioritas dalam sidang Komite Disiplin, sehingga proses penanganan dan pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan cepat.

PSSI turut menyampaikan keprihatinan atas terjadinya insiden tersebut dan menegaskan bahwa semua pihak yang terlibat akan tetap diproses sesuai regulasi yang berlaku.

"Komite Disiplin akan mengambil tindakan tegas. Siapapun yang terlibat dalam insiden tersebut akan diproses tanpa pengecualian," tegas Yunus.

Selain itu, PSSI juga menyoroti adanya dugaan kelalaian dari perangkat pertandingan. Hal tersebut akan menjadi perhatian khusus dan akan dibahas bersama Komite Wasit untuk dilakukan evaluasi.

"Hal ini akan disampaikan kepada Komite Wasit untuk dilakukan evaluasi, edukasi, serta pemberian sanksi apabila terbukti terjadi kelalaian," tambahnya.

PSSI berharap insiden serupa tidak kembali terulang dan mengingatkan para pemain untuk tetap menjaga sikap serta emosi selama pertandingan berlangsung.

"Apapun yang terjadi di lapangan, pemain harus tetap tenang, tidak emosional, dan bersabar, karena tindakan tersebut pada akhirnya hanya akan merugikan diri sendiri maupun klub," pungkas Yunus Nusi. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Yusril dan Wakapolri Soroti Penguatan Kerangka Hukum Global untuk Berantas Perdagangan Orang
Piala Presiden Elite 2026 Dimulai 25 Juli, Delapan Tim Siap Berebut Gelar
Pemprov Jateng Pastikan APBD dan Program Pembangunan Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Erick Thohir Tekankan Pentingnya Pembinaan Usia Dini di Festival Grassroots Piala Presiden 2026
SPMB PAUD Utamakan Pendekatan Ramah Anak, Orientasi Jadi Sarana Kenali Karakter Murid
PSSI Gelar Kongres Tahunan 3 Agustus, Delegasi akan Saksikan Laga Indonesia vs Vietnam
komentar
beritaTerbaru