Samosir (buseronline.com) - Ajang lari lintas alam bertaraf internasional Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Minggu.
Event yang berlangsung selama dua hari tersebut dinilai sukses dan menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi
Danau Toba sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.
Penjabat Sekretaris Daerah Sumut Sulaiman Harahap menyerahkan piala kepada para juara di kawasan Waterfront City, Pangururan. Ia menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan ajang yang diikuti pelari dari berbagai negara tersebut.
"Ini momentum Sumut sukses menggelar ajang sport tourism tingkat internasional. Selama dua hari kegiatan berjalan lancar," ujar Sulaiman usai penyerahan hadiah.
Menurutnya, penyelenggaraan Trail of The Kings UTMB diharapkan semakin memperkenalkan Danau Toba kepada masyarakat internasional sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan tersebut sebagai destinasi wisata olahraga unggulan.
Pada kategori 100 kilometer (100K), pelari asal Jepang, Hiroyuki Matsuda, berhasil keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu 12 jam 45 menit 22 detik. Posisi kedua ditempati pelari Indonesia, Sobari Herdiana, dengan waktu 13 jam 02 menit 26 detik.
Sementara peringkat ketiga diraih Priya Rai dengan catatan waktu 13 jam 17 menit 18 detik. Di kategori 60 kilometer (60K), pelari Indonesia Yusri Nanda tampil sebagai yang tercepat setelah mencatatkan waktu 7 jam 30 menit 17 detik.
Hardiman Purba finis di posisi kedua dengan waktu 8 jam 9 menit 32 detik, sedangkan Jiahan Ma dari China berada di posisi ketiga dengan catatan waktu 8 jam 46 menit 25 detik.
Hiroyuki Matsuda mengaku bangga dapat meraih kemenangan pada ajang tersebut. Ia menilai lintasan Trail of The Kings UTMB Danau Toba sangat menantang, namun menawarkan pengalaman berlari yang luar biasa. "Sangat senang, sangat menantang, namun saya terus berusaha dan akhirnya memenangkannya," kata Hiroyuki.
Ia juga mengaku terkesan dengan keindahan
Danau Toba dan berencana kembali mengikuti perlombaan serupa di masa mendatang. Bahkan, ia berjanji akan mengajak lebih banyak pelari untuk merasakan pengalaman berkompetisi di kawasan tersebut.
Selain mengapresiasi keindahan alam Danau Toba, Hiroyuki turut memuji penyelenggaraan acara yang berjalan lancar serta dukungan masyarakat lokal yang dinilainya sangat membantu kesuksesan event.
Dalam ajang ini, juara pertama memperoleh hadiah sebesar Rp17,5 juta, juara kedua menerima Rp12,5 juta, dan juara ketiga mendapatkan Rp10 juta.
Sebelum menyerahkan hadiah kepada para pemenang, Sulaiman Harahap turut ambil bagian dalam kategori 5 kilometer (5K). Rute tersebut melintasi kawasan Waterfront City, Jembatan Tano Ponggol, dan sejumlah titik di Pangururan. Ia berlari bersama Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk.
Kesuksesan
Trail of The Kings UTMB 2026 semakin memperkuat citra
Danau Toba sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia yang mampu menarik perhatian komunitas pelari dunia. (P3)
beritaTerkait
komentar