Selasa, 14 April 2026

Layanan “Healing” Jateng, Sapi Jalani USG untuk Deteksi Kebuntingan

Selasa, 14 April 2026 08:20 WIB
Layanan “Healing” Jateng, Sapi Jalani USG untuk Deteksi Kebuntingan
Pemprov Jateng melalui Dinas Pertanian dan Peternakan menghadirkan layanan kesehatan hewan keliling bertajuk Healing yang memungkinkan sapi diperiksa menggunakan USG, layaknya pemeriksaan kehamilan pada manusia.

Grobogan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan menghadirkan layanan kesehatan hewan keliling bertajuk Healing yang memungkinkan sapi diperiksa menggunakan ultrasonografi (USG), layaknya pemeriksaan kehamilan pada manusia.

Dilansir dari laman Jatengprov, layanan tersebut digelar di Desa Monggot, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, dan disambut antusias oleh para peternak.

Salah satunya, Widi Yunianto, yang mengaku senang setelah mengetahui kondisi sapi miliknya melalui pemeriksaan tersebut. "Alhamdulillah, dua dari tiga sapi betina saya positif bunting. Senang sekali rasanya," ujar Widi.

Selain mendeteksi kebuntingan, pemeriksaan USG juga mampu mengidentifikasi gangguan kesehatan. Salah satu sapi milik Widi yang semula diduga bunting ternyata mengalami infeksi dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Program Healing merupakan inovasi layanan Pemprov Jawa Tengah dalam meningkatkan kesehatan hewan ternak, sekaligus mendukung ketahanan pangan. Program ini melengkapi layanan kesehatan manusia seperti dokter spesialis keliling (Speling).

Plt Kepala Bidang Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, Budy Astyantoro mengatakan bahwa layanan Healing mencakup vaksinasi, pengobatan, pemeriksaan kebuntingan, hingga pendampingan bagi peternak, termasuk saat terjadi bencana.

"Selain pemeriksaan, kami juga melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) serta memberikan bantuan pakan saat kondisi darurat," jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh layanan diberikan secara gratis. Peternak cukup menghubungi dinas terkait di tingkat kabupaten/kota untuk mendapatkan layanan tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Peternakan dan Perikanan Grobogan, Andreas Iwan menyebut program ini sangat membantu peternak, mengingat Grobogan merupakan salah satu sentra ternak terbesar di Jawa Tengah.

"Harapannya program ini terus berlanjut karena manfaatnya sangat dirasakan peternak," pungkasnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Jawa Tengah Jadi Percontohan Penguatan Kemitraan Program MBG
Swasta Didorong Terlibat, TP PKK Medan Targetkan Penurunan Zero Dose Imunisasi
5.503 Gedung Koperasi Merah Putih Terbangun di Jawa Tengah
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Campak bagi Nakes Usai Perluasan Indikasi untuk Dewasa
Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Pemkab Rembang Tingkatkan Kewaspadaan
komentar
beritaTerbaru