Kamis, 04 Juni 2026

Peringati Hari Susu Nusantara, Pemerintah Dorong Konsumsi Susu sebagai Solusi Strategis Cegah Stunting

Sabtu, 14 Juni 2025 07:08 WIB
Peringati Hari Susu Nusantara, Pemerintah Dorong Konsumsi Susu sebagai Solusi Strategis Cegah Stunting
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menyampaikan paparan dalam Webinar Nasional bertema "Inovasi dan Keberlanjutan Produksi dalam Mencegah Stunting" yang digelar secara daring oleh Universitas Andalas, Selasa (10/6/2025).
Padang (buseronline.com) - Peringatan Hari Susu Nusantara tahun ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran susu sebagai solusi strategis untuk menurunkan angka stunting di Indonesia.

Hal ini mengemuka dalam Webinar Nasional bertema “Inovasi dan Keberlanjutan Produksi dalam Mencegah Stunting” yang diselenggarakan Universitas Andalas, Selasa.

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, pemerintah, hingga pelaku industri, guna merumuskan langkah bersama dalam memperkuat ekosistem susu nasional dari hulu hingga hilir.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda menyatakan bahwa peningkatan konsumsi susu merupakan salah satu langkah konkret dalam upaya menurunkan prevalensi stunting yang kini berada pada angka 19,8 persen berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024.

“Susu mengandung protein berkualitas tinggi, vitamin, dan mineral penting yang dibutuhkan dalam masa tumbuh kembang anak. Ini bagian penting dari upaya kita menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Agung.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan konsumsi susu, Kementerian Pertanian menargetkan penambahan populasi satu juta ekor sapi perah dan satu juta ekor sapi pedaging hingga tahun 2029.

Hingga saat ini, sebanyak 196 pelaku usaha telah menyatakan komitmennya menghadirkan hampir satu juta ekor sapi perah.

“Kami dorong investasi dan permudah regulasi agar industri susu tumbuh cepat, efisien, dan inklusif,” tambah Agung.

Salah satu langkah konkret pemerintah adalah melalui proyek percontohan pemberian susu gratis kepada lebih dari 5.600 siswa dan guru di 36 sekolah dasar di Kabupaten Banyumas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh pemerintah pusat.

Sementara itu, Guru Besar IPB dan anggota Badan Gizi Nasional (BGN), Prof Epi Taufik menekankan pentingnya edukasi publik dalam mengubah pola konsumsi masyarakat.

Menurutnya, tanpa pemahaman yang kuat mengenai manfaat susu dan pangan bergizi, upaya peningkatan gizi anak tidak akan optimal.

“Edukasi masyarakat adalah kunci untuk mencegah masalah gizi seperti stunting, wasting, dan anemia,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa BGN terus melakukan kampanye di berbagai media, sekolah, dan layanan kesehatan primer guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang.

Guru Besar Departemen Teknologi Produksi Ternak Universitas Andalas, Prof Arief, turut menyoroti pentingnya pengembangan peternakan sapi perah rakyat.

Ia menilai bahwa sektor ini memiliki potensi besar jika didukung oleh populasi ternak yang memadai dan sistem pemasaran yang terintegrasi.

Prof Arief juga mendorong keterlibatan industri dan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menyerap hasil peternakan rakyat serta mendukung gerakan minum susu gratis, terutama untuk kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sebagai bagian dari program MBG.

Webinar ini menegaskan bahwa segelas susu lokal bukan sekadar minuman harian, melainkan investasi nyata dalam masa depan generasi Indonesia.

Hari Susu Nusantara pun tak lagi sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi panggilan untuk aksi kolektif membangun bangsa yang sehat dan kuat. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Kemendikdasmen Dorong LKP Mendunia, Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Diamankan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026
Kementan dan BUMN Perkuat Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Bone
Prabowo Terima Menlu Türkiye Hakan Fidan, Bahas Palestina hingga Stabilitas Timur Tengah
Personel Ops Damai Cartenz Gelar Patroli Humanis di Distrik Muara Puncak Jaya
Bupati Taput Buka FGD Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Daerah 2027-2045
komentar
beritaTerbaru