Sementara itu, Bupati Rembang Harno berharap evaluasi yang dilakukan
BPJS Kesehatan dapat mendorong peningkatan mutu pelayanan sekaligus memperluas jenis layanan kesehatan yang ditanggung program JKN.
"Kami berharap Rembang bisa semakin baik, terutama untuk beberapa layanan yang belum bisa masuk dalam kategori yang ditanggung BPJS, seperti layanan saraf, BSA, dan lainnya. Mudah-mudahan hal ini bisa dipikirkan agar dapat ditanggung BPJS, sehingga mengurangi beban masyarakat," ungkap Harno.
Harno menambahkan, keberadaan layanan Cath Lab menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kemandirian pelayanan kesehatan di Kabupaten Rembang.
Jika sebelumnya pasien dengan penyakit jantung harus dirujuk ke Kudus untuk mendapatkan penanganan, kini sebagian tindakan medis sudah dapat dilakukan di
RSUD dr R Soetrasno.
Bahkan, fasilitas tersebut berpotensi memperkuat posisi RSUD dr R Soetrasno sebagai rumah sakit rujukan bagi masyarakat dari daerah sekitar, termasuk Kabupaten Blora dan wilayah Cepu.
Dengan demikian, pengembangan layanan kateterisasi jantung diharapkan dapat mempercepat penanganan pasien, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta mengurangi beban masyarakat akibat kebutuhan rujukan ke luar daerah. (R)
beritaTerkait
komentar