Sabtu, 08 Agustus 2026

Kemenkes dan Gavi Perkuat Kepercayaan Masyarakat terhadap Imunisasi Lewat Forum Pembelajaran Internasional

Sabtu, 08 Agustus 2026 12:55 WIB
Kemenkes dan Gavi Perkuat Kepercayaan Masyarakat terhadap Imunisasi Lewat Forum Pembelajaran Internasional
Kemenkes RI bersama Gavi, the Vaccine Alliance, menggelar VaxSocial Government Learning Exchange sebagai forum pertukaran pembelajaran antarnegara untuk memperkuat permintaan terhadap imunisasi, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap vaksin, serta mengembangkan strategi komunikasi digital dan berbasis masyarakat di Posyandu Kepodang A, wilayah kerja Puskesmas Sukmajaya, Kota Depok, Selasa (4/8/2026).

Depok (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama Gavi, the Vaccine Alliance, menggelar VaxSocial Government Learning Exchange sebagai forum pertukaran pembelajaran antarnegara untuk memperkuat permintaan terhadap imunisasi, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap vaksin, serta mengembangkan strategi komunikasi digital dan berbasis masyarakat.

Dilansir dari laman Kemkes, kegiatan yang berlangsung di Posyandu Kepodang A, wilayah kerja Puskesmas Sukmajaya, Kota Depok, Selasa, dihadiri delegasi dari Nigeria, India, serta sejumlah mitra pembangunan global.

Para peserta melakukan observasi lapangan guna melihat secara langsung praktik baik Indonesia dalam menggerakkan masyarakat melalui Posyandu, tenaga kesehatan, dan kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan primer.

Direktur Imunisasi Kementerian Kesehatan RI, dr Indri Yogyaswari mengatakan terpilihnya Posyandu Kepodang A sebagai lokasi pembelajaran menunjukkan pengakuan terhadap keberhasilan Indonesia dalam membangun kolaborasi untuk meningkatkan cakupan imunisasi.

"Posyandu merupakan jantung pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia. Di sinilah berbagai layanan kesehatan dasar diberikan secara terpadu, mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak, pelayanan kesehatan ibu dan anak, edukasi kesehatan, hingga pelayanan imunisasi. Kekuatan Posyandu terletak pada semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat," ujar dr Indri.

Ia menegaskan bahwa imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang paling efektif, aman, dan efisien dalam mencegah berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Selain melindungi setiap anak, imunisasi juga membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) yang memberikan perlindungan bagi masyarakat secara luas.

Meski demikian, tantangan seperti penyebaran misinformasi, keraguan terhadap vaksin, hingga keterbatasan akses layanan masih menjadi perhatian.

Karena itu, Kemenkes terus memperkuat komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya imunisasi lengkap bagi anak.

Indri berharap forum Government Learning Exchange dapat menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik baik antarnegara sehingga berbagai inovasi dalam penguatan program imunisasi dapat diadaptasi sesuai kebutuhan masing-masing negara.

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Depok, Cing Ikah, mengapresiasi dipilihnya Kota Depok sebagai lokasi pembelajaran internasional.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Kesehatan, CISDI, tenaga kesehatan, dan kader Posyandu menjadi kunci dalam meningkatkan cakupan imunisasi.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Depok menargetkan tidak ada lagi anak yang tertinggal imunisasinya melalui program Depok Zero Dose.

Dengan dukungan 1.083 Posyandu yang tersebar di seluruh wilayah, pemerintah terus mendorong pemerataan layanan imunisasi berkualitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan Generasi Emas 2045.

Melalui VaxSocial Government Learning Exchange, Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sistem imunisasi yang berpusat pada masyarakat.

Pengalaman Indonesia dalam membangun kepercayaan terhadap vaksin melalui peran kader Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan kemitraan lintas sektor diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi negara lain dalam meningkatkan perlindungan kesehatan anak. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Perluas Program Cek Kesehatan Gratis ke Perkantoran, 235 Pegawai Bakom RI Ikut Pemeriksaan
Sejuta Kasus Hipertensi Baru Ditemukan, Kemenkes Imbau Masyarakat Rutin Ikuti Cek Kesehatan Gratis
Korbrimob Polri Tingkatkan Kapasitas Personel BNN Lewat Pelatihan Raid Planning Execution
Program Imunisasi Digenjot, Kemenkes Ajak Seluruh Masyarakat Lindungi Anak Indonesia
Kemenkes Evaluasi Program Internsip Dokter, 10.564 Peserta Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Kemenkes Perkuat Upaya Menuju Indonesia Bebas Malaria 2030
komentar
beritaTerbaru