Sabtu, 01 Agustus 2026

Kota Bogor Diusulkan Jadi Percontohan Nasional Penanggulangan TBC

Sabtu, 01 Agustus 2026 09:36 WIB
Kota Bogor Diusulkan Jadi Percontohan Nasional Penanggulangan TBC
Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus, saat meluncurkan program Penemuan Kasus Aktif (Active Case Finding) TBC yang terintegrasi dengan CKG SMART di Kota Bogor, Selasa (28/7/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, mengungkapkan bahwa pada 2025 Kota Bogor menempati peringkat kelima dengan beban TBC tertinggi di Jawa Barat. Tercatat sebanyak 10.577 kasus dengan incidence rate mencapai 955 per 100.000 penduduk.

Menurut Erna, hanya 62 persen pasien TBC yang dirawat merupakan warga Kota Bogor, sedangkan 35 persen berasal dari Kabupaten Bogor dan tiga persen dari luar daerah. Kondisi tersebut menjadikan Kota Bogor sebagai daerah rujukan layanan TBC, namun sekaligus menambah tantangan dalam pemantauan pasien lintas wilayah.

Untuk menekan angka kasus, Pemkot Bogor akan melaksanakan pelacakan TBC terintegrasi mulai Agustus hingga November 2026. Program tersebut menargetkan 23.200 orang di 232 titik yang tersebar di seluruh 68 kelurahan.

Hingga 26 Juli 2026, capaian penemuan kasus TBC di Kota Bogor telah mencapai 71,9 persen dari target 90 persen. Kemenkes berharap pelaksanaan penemuan kasus aktif secara masif dapat mempercepat upaya eliminasi TBC dan menurunkan angka kasus secara nasional pada 2028 hingga 2029. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Gubernur Sumut Perintahkan Penanganan Cepat Pasien Tumor Ganas di Nias Selatan
Wamenkes: Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Percepatan Inovasi Kesehatan Nasional
Wamenkes: One Health Jadi Kunci Kemandirian dan Kedaulatan Kesehatan Indonesia
CKG Jangkau 59,6 Juta Peserta, Kini Berlanjut ke Tahap Pengobatan Penyakit Kronis
Capaian Program Cek Kesehatan Gratis di Rembang Capai 42,49 Persen
Pemerintah Perkuat Pencegahan dan Penanganan Stroke melalui Program Cek Kesehatan Gratis
komentar
beritaTerbaru