Minggu, 20 September 2026

Pemkab Garut dan Kemenkes Percepat Pengembangan Klinik Rotinsulu Menjadi Rumah Sakit

Rabu, 29 Juli 2026 11:43 WIB
Pemkab Garut dan Kemenkes Percepat Pengembangan Klinik Rotinsulu Menjadi Rumah Sakit
Kunjungan kerja Direktur Utama Rumah Sakit Paru Dr HA Rotinsulu Bandung, dr Dijah Rochmad, yang diterima Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Kantor Bupati Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (28/7/2026).

Garut (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mempercepat pengembangan Klinik Utama Rotinsulu Garut menjadi rumah sakit guna memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Rencana tersebut dibahas dalam kunjungan kerja Direktur Utama Rumah Sakit Paru Dr HA Rotinsulu Bandung, dr Dijah Rochmad, yang diterima Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Kantor Bupati Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa

Dilansir dari laman Jabarprov, dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas strategi peningkatan status Klinik Utama Rotinsulu Garut menjadi rumah sakit.

Pengembangan fasilitas kesehatan itu juga akan didukung dengan perluasan lahan operasional agar mampu menampung kapasitas pelayanan yang lebih besar.

Usai pertemuan, Bupati Garut bersama jajaran pemerintah daerah dan rombongan Kementerian Kesehatan meninjau lokasi yang diproyeksikan sebagai area perluasan Klinik Utama Rotinsulu Garut.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan, pengembangan Klinik Utama Rotinsulu menjadi rumah sakit mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Garut siap memfasilitasi kebutuhan lahan untuk mendukung pembangunan rumah sakit tersebut.

"Rencana ada rumah sakit di sini. Lahan yang baru dicek merupakan rencana perluasan agar bisa melayani lebih banyak masyarakat Garut. Kalau tanah milik pemerintah, akan kami hibahkan ke Kementerian Kesehatan. Jika diperlukan, kami juga akan melakukan pengadaan lahan," kata Syakur.

Ia menambahkan, Pemkab Garut menargetkan proses pengadaan lahan dapat diselesaikan pada tahun ini. Setelah itu, lahan yang telah disiapkan akan dihibahkan kepada Kementerian Kesehatan sebagai bagian dari percepatan pembangunan rumah sakit.

Sementara itu, Direktur Utama Rumah Sakit Paru Dr HA Rotinsulu Bandung, dr Dijah Rochmad menyatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

"Kami siap membantu Pemerintah Kabupaten Garut untuk memperluas layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat Garut, melalui perluasan area pelayanan. Ke depan, insyaallah fasilitas ini dapat berkembang menjadi rumah sakit," ujar Dijah.

Pengembangan Klinik Utama Rotinsulu Garut menjadi rumah sakit diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan rujukan di Kabupaten Garut sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Dorong Kemitraan Kesehatan Bertransformasi Menjadi Dampak Nyata
Kemenkes Temukan PM2,5 di Bandara Soekarno-Hatta Masih di Atas Batas Aman
Kemenkes Pastikan BIAS Tetap Berjalan, KIPI Siswi di Karo Dinyatakan Koinsiden
Kemenkes Siagakan 413 Rumah Sakit dan 830 Puskesmas Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau
Kemenkes Kerahkan 160 Tenaga Kesehatan untuk Pulihkan Kesehatan Warga Terdampak Gempa NTT
Kemenkes Perkuat Sistem Kegawatdaruratan Medis Hadapi Ancaman Bencana
komentar
beritaTerbaru