Ia menambahkan,
Pemkab Garut menargetkan proses pengadaan lahan dapat diselesaikan pada tahun ini. Setelah itu, lahan yang telah disiapkan akan dihibahkan kepada Kementerian Kesehatan sebagai bagian dari percepatan pembangunan rumah sakit.
Sementara itu, Direktur Utama Rumah Sakit Paru Dr HA Rotinsulu Bandung, dr Dijah Rochmad menyatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
"Kami siap membantu Pemerintah Kabupaten Garut untuk memperluas layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat Garut, melalui perluasan area pelayanan. Ke depan, insyaallah fasilitas ini dapat berkembang menjadi rumah sakit," ujar Dijah.
Pengembangan Klinik Utama Rotinsulu Garut menjadi rumah sakit diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan rujukan di Kabupaten Garut sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas. (R)
beritaTerkait
komentar