Sabtu, 07 November 2026

Pemkab Garut dan Kemenkes Percepat Pengembangan Klinik Rotinsulu Menjadi Rumah Sakit

Rabu, 29 Juli 2026 11:43 WIB
Pemkab Garut dan Kemenkes Percepat Pengembangan Klinik Rotinsulu Menjadi Rumah Sakit
Kunjungan kerja Direktur Utama Rumah Sakit Paru Dr HA Rotinsulu Bandung, dr Dijah Rochmad, yang diterima Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Kantor Bupati Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (28/7/2026).

Garut (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mempercepat pengembangan Klinik Utama Rotinsulu Garut menjadi rumah sakit guna memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Rencana tersebut dibahas dalam kunjungan kerja Direktur Utama Rumah Sakit Paru Dr HA Rotinsulu Bandung, dr Dijah Rochmad, yang diterima Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Kantor Bupati Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa

Dilansir dari laman Jabarprov, dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas strategi peningkatan status Klinik Utama Rotinsulu Garut menjadi rumah sakit.

Pengembangan fasilitas kesehatan itu juga akan didukung dengan perluasan lahan operasional agar mampu menampung kapasitas pelayanan yang lebih besar.

Usai pertemuan, Bupati Garut bersama jajaran pemerintah daerah dan rombongan Kementerian Kesehatan meninjau lokasi yang diproyeksikan sebagai area perluasan Klinik Utama Rotinsulu Garut.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan, pengembangan Klinik Utama Rotinsulu menjadi rumah sakit mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Garut siap memfasilitasi kebutuhan lahan untuk mendukung pembangunan rumah sakit tersebut.

"Rencana ada rumah sakit di sini. Lahan yang baru dicek merupakan rencana perluasan agar bisa melayani lebih banyak masyarakat Garut. Kalau tanah milik pemerintah, akan kami hibahkan ke Kementerian Kesehatan. Jika diperlukan, kami juga akan melakukan pengadaan lahan," kata Syakur.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Perkuat Pencegahan TBC, Cakupan Pemberian Obat di Jakarta Naik Jadi 26 Persen
Kemenkes Perkuat Kolaborasi Tenaga Kesehatan Asia-Pasifik, 22 Negara Hadiri Konferensi AAAH di Bali
Kemenkes Gencarkan Imunisasi HPV, Cegah Kanker Serviks dan Kanker Akibat Infeksi HPV
Kemenkes Perkuat Pencegahan TB, Jakarta Ditargetkan Bebas TBC pada 2030
Kemenkes Perkuat Standar Kompetensi dan Legalitas Tenaga Medis, Keselamatan Pasien Jadi Prioritas
Kemenkes Tingkatkan 66 RSUD dari Kelas D ke Kelas C, 21 Rumah Sakit Rampung Dibangun
komentar
beritaTerbaru