Rabu, 02 September 2026

Pemkab Kendal Luncurkan Gerakan Aksi Bergizi Serentak untuk Tekan Stunting

Sabtu, 18 Juli 2026 12:30 WIB
Pemkab Kendal Luncurkan Gerakan Aksi Bergizi Serentak untuk Tekan Stunting
Pemerintah Kabupaten Kendal meluncurkan Gerakan Aksi Bergizi Serentak di SMP IT Rabbani, Kamis (16/7/2026)
Ia berharap kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kendal dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kendal, dapat terus diperkuat agar sekolah mampu berkontribusi maksimal dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah berupaya menanggulangi peningkatan kasus anemia pada remaja melalui penyuluhan pentingnya sarapan dan pemberian tablet tambah darah secara rutin.

Menurutnya, anemia pada remaja putri berpotensi menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah dan meningkatkan risiko stunting di masa depan. Karena itu, upaya pencegahan sejak dini menjadi langkah penting untuk mewujudkan generasi yang lebih sehat.

"Pemberian pil tambah darah dilakukan secara rutin di 278 SMP dan SMA, baik sekolah negeri di bawah naungan Kementerian Pendidikan maupun Kementerian Agama," kata Ferinando dilansir dari laman Jatengprov.

Pihaknya akan terus mensosialisasikan pentingnya konsumsi tablet tambah darah kepada para siswa. Pasalnya, rasa obat yang kurang disukai kerap menjadi kendala sehingga diperlukan pendekatan khusus agar para pelajar tetap disiplin mengonsumsinya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kepala BGN Minta Maaf dan Pastikan Penanganan Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo
Gubernur Bobby Nasution Jenguk Korban Keracunan MBG Asal Berastagi di RSU Haji Medan
Pemkab Kendal Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Gempa dan Tsunami
Pemkab Magelang Perkuat Program MBG 3B, Sasar Ibu Hamil hingga Balita
Penerima Manfaat MBG di Temanggung Tembus 186.975 Orang
Pemko Bandung Luncurkan Program Zero New Stunting, Fokus pada Perbaikan Sanitasi dan Lingkungan
komentar
beritaTerbaru