Jumat, 17 Juli 2026

Pemko Bandung Luncurkan Program Zero New Stunting, Fokus pada Perbaikan Sanitasi dan Lingkungan

Jumat, 17 Juli 2026 12:18 WIB
Pemko Bandung Luncurkan Program Zero New Stunting, Fokus pada Perbaikan Sanitasi dan Lingkungan
Pemko Bandung meluncurkan program Bandung Utama Goes to Zero New Stunting sebagai upaya mempercepat penurunan angka stunting di Kota Bandung yang dilaksanakan di Yess Coffee, Kota Bandung, Rabu (15/7/2026).
Pemko Bandung juga akan memetakan kualitas air sungai, termasuk melakukan pengujian kandungan bakteri Escherichia coli di beberapa titik Sungai Cikapundung sebagai dasar penyusunan kebijakan kesehatan lingkungan.

Melalui program ini, Pemko Bandung menargetkan terwujudnya Zero New Stunting, yakni tidak muncul lagi kasus stunting baru di Kota Bandung melalui kerja sama seluruh pihak dan evaluasi rutin setiap bulan.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kota Bandung Aryatri Benarto Farhan mengatakan pencegahan stunting harus dimulai sejak remaja putri hingga anak memasuki usia balita karena dampaknya tidak hanya pada pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan otak dan produktivitas di masa depan.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Sony Adam menyebutkan pelaksanaan program akan dilakukan melalui pemantauan rutin berbasis data hingga tingkat kelurahan agar intervensi terhadap balita dan ibu hamil berisiko stunting dapat dilakukan secara tepat sasaran.

"Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis Kota Bandung mampu mewujudkan Zero New Stunting," ujar Sony. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemko Bandung Kirim Dua Delegasi ke Youth City Changer 2026
Pemko Bandung Gelar Vaksinasi Rabies Gratis Lewat Gerakan Bangsawan
Pemprov Jabar Transformasikan Perpustakaan Gasibu Menjadi Digital
Pemko Bandung Perkuat Lingkungan dan Pelayanan Publik dalam Pertanggungjawaban APBD 2025
Peringatan KAA 2026 di Bandung Hadirkan 26 Delegasi Negara, Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Wagub Jabar: ASN yang Terbukti Langgar Aturan Terkait LGBT Bisa Diberhentikan
komentar
beritaTerbaru