Jumat, 26 Juni 2026

Pemko Bandung Sediakan Deteksi Dini Kanker Gratis di Puskesmas, Peluang Kesembuhan Bisa Capai 90 Persen

Jumat, 26 Juni 2026 14:20 WIB
Pemko Bandung Sediakan Deteksi Dini Kanker Gratis di Puskesmas, Peluang Kesembuhan Bisa Capai 90 Persen
Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian kanker melalui penyediaan layanan deteksi dini kanker secara gratis di seluruh puskesmas.

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian kanker melalui penyediaan layanan deteksi dini kanker secara gratis di seluruh puskesmas.

Dilansir dari laman Jabarprov, langkah ini dilakukan untuk meningkatkan peluang kesembuhan masyarakat melalui penemuan kasus kanker pada stadium awal.

Informasi tersebut disampaikan dalam Sonata Talkshow bertema "Bandung Menuju Kota Tanggap Kanker" yang menghadirkan unsur legislatif dan tenaga kesehatan, Rabu (24/6/2026).

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Agung Firmansyah Sumantri, mengatakan deteksi dini merupakan faktor utama yang menentukan keberhasilan pengobatan kanker.

Menurutnya, pasien yang terdiagnosis pada stadium awal memiliki peluang hidup dan kesembuhan yang jauh lebih tinggi dibandingkan mereka yang baru mengetahui penyakitnya pada stadium lanjut.

"Kita mengenal tumor jinak dan tumor ganas. Semua sel yang tumbuh di luar normal disebut tumor, tetapi yang ganas itulah yang disebut kanker," ujar Agung.

Ia menjelaskan, hasil pengobatan akan lebih optimal apabila kanker ditemukan sejak stadium awal melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin.

"Kalau ditemukan pada stadium satu, hasil pengobatannya akan jauh lebih baik dibandingkan stadium tiga atau empat. Angka harapan hidupnya juga lebih tinggi," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung, Dadan Mulyana Kosasih, mengungkapkan bahwa berbagai layanan skrining kanker telah tersedia secara gratis di puskesmas.

Untuk perempuan, layanan yang disediakan meliputi pemeriksaan IVA Test dan HPV DNA untuk deteksi dini kanker serviks. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan SADARI dan SADANIS guna mendeteksi kanker payudara sejak dini.

Dadan menambahkan, sebanyak 60 puskesmas di Kota Bandung telah memiliki kemampuan melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) payudara untuk mendukung skrining lanjutan.

"Untuk kanker payudara, seluruh puskesmas di Kota Bandung sudah memiliki layanan pemeriksaan yang mendukung deteksi dini. Bahkan 60 puskesmas sudah mampu melakukan USG payudara untuk membantu memastikan adanya benjolan yang mencurigakan," jelasnya.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Bandung juga menyediakan skrining kanker anak, pemeriksaan hepatitis B dan C, serta deteksi kanker kolorektal. Seluruh layanan tersebut telah terintegrasi dalam Program Cek Kesehatan Gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

"Semua fasilitas dan medianya sudah ada. Tinggal masyarakat datang dan memanfaatkannya. Semakin cepat ditemukan, semakin besar peluang untuk sembuh," ujarnya.

Menurut Dadan, hampir seluruh jenis kanker memiliki peluang kesembuhan yang tinggi apabila ditemukan pada tahap awal perkembangan penyakit.

"Semua jenis kanker kalau ditemukan pada stadium awal, angka kesembuhannya bisa di atas 90 persen. Tantangannya memang bagaimana mendeteksinya sejak dini," kata Dadan.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Pemerintah Kota Bandung juga terus menjalankan program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) secara gratis bagi siswi yang menjadi sasaran program imunisasi nasional.

Vaksinasi tersebut bertujuan mencegah kanker leher rahim yang masih menjadi salah satu jenis kanker dengan kasus cukup tinggi pada perempuan.

Melalui berbagai layanan tersebut, Pemerintah Kota Bandung mengajak masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan fasilitas kesehatan dan tidak menunggu hingga muncul keluhan atau gejala penyakit.

"Jangan menunggu sakit untuk memeriksakan diri. Deteksi dini adalah investasi kesehatan yang bisa menyelamatkan nyawa," tutur Dadan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Dari Hobi Menjadi Prestasi, Anisa Rina Siap Wakili Jawa Barat di O2SN Nasional 2026
BNN Kota Bandung Perkuat Edukasi Anti Narkoba Lewat Program HANI 2026
Pemko Bandung Buka Pendaftaran SPMB Tahap II Jalur Domisili dan Mutasi
Pengabdian 23 Tahun, Bidan RSUD Bandung Kiwari Bagikan Inspirasi di Hari Bidan Nasional
Pemko Bandung Wajibkan Faskes Tak Menolak Pasien, Termasuk Gawat Darurat
Pemko Bandung Perkuat Penanggulangan HIV/AIDS Lewat Kolaborasi OMS dan Komunitas
komentar
beritaTerbaru