Minggu, 02 Agustus 2026

Kemenkes Dorong Pelaku Usaha Kesehatan Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026

Minggu, 14 Juni 2026 15:30 WIB
Kemenkes Dorong Pelaku Usaha Kesehatan Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin saat menghadiri Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Kemenkes bersama Badan Pusat Statistik di Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Amalia juga mengungkapkan bahwa BPS bersama Kementerian Kesehatan saat ini tengah mengembangkan Health Satellite Account untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kontribusi sektor kesehatan terhadap perekonomian nasional. Kehadiran data dari Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat memperkuat upaya tersebut.

Sementara itu, Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Asnawi Abdullah menegaskan bahwa sektor kesehatan tidak hanya berperan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu motor penggerak ekonomi nasional.

"Data yang lengkap dan berkualitas akan menjadi dasar yang kuat bagi pemerintah untuk menyusun kebijakan berbasis bukti, memperbaiki regulasi, mendorong investasi, serta mempercepat transformasi kesehatan nasional," ujarnya.

Kemenkes berkomitmen mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui penyebarluasan informasi dan penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Partisipasi aktif seluruh pelaku usaha diharapkan dapat menghasilkan data ekonomi kesehatan yang lebih akurat, lengkap, dan mutakhir sebagai fondasi pembangunan kesehatan dan ekonomi Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Perkuat Upaya Menuju Indonesia Bebas Malaria 2030
Kemenkes Percepat Pengembangan Bedah Robotik, Siapkan 40 Unit untuk RS Pemerintah
Pemkab Garut dan Kemenkes Percepat Pengembangan Klinik Rotinsulu Menjadi Rumah Sakit
Kemenkes dan Pemprov DKI Kampanyekan Gaya Hidup Sehat Melalui Jalan Sehat di CFD Rasuna Said
Kemenkes Perkuat Deteksi Dini TB melalui Program Homecare di Jember
Kemenkes Terapkan Efisiensi Biaya Pengobatan dan Akreditasi RS Berbasis Hasil Klinis
komentar
beritaTerbaru