Kamis, 04 Juni 2026

39 Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis di Kabupaten Tegal

Kamis, 04 Juni 2026 17:36 WIB
39 Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis di Kabupaten Tegal
Operasi bibir sumbing gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Tegal bekerja sama dengan RSUD dr Soeselo Slawi dan Smile Train Indonesia.

Slawi (buseronline.com) - Sebanyak 39 pasien mengikuti program operasi bibir sumbing gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Tegal bekerja sama dengan RSUD dr Soeselo Slawi dan Smile Train Indonesia.

Dilansir dari laman Jatengprov, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal dan HUT ke-78 RSUD dr Soeselo Slawi.

Program kemanusiaan tersebut memberikan harapan baru bagi para penyandang bibir sumbing dan celah langit-langit untuk memperoleh kualitas hidup yang lebih baik.

Salah satu peserta, Muhammad Jazil Attaillah (3), warga Kecamatan Jatinegara, berhasil menjalani operasi revisi bibir sumbing untuk ketiga kalinya.

Ibunda Jazil, Farikhatun, mengaku bersyukur dan bahagia melihat perkembangan kondisi putranya setelah menjalani operasi.

"Ini operasi revisi yang ketiga dan masih akan ada tindakan lanjutan pada bagian hidung. Saya senang sekali karena sekarang anak saya sudah terlihat lebih ganteng dan semakin percaya diri. Terima kasih kepada Kabupaten Tegal dan Smile Train yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini. Sekarang anak saya punya senyum yang lebih baik," ujarnya.

Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

Menurutnya, peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga melalui berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

"Program operasi bibir sumbing gratis ini menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih baik serta meningkatkan kualitas hidup para penyandang bibir sumbing dan celah langit-langit," kata Ischak.

Ia berharap jumlah penderita bibir sumbing di Kabupaten Tegal dapat terus menurun seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak.

Direktur RSUD dr Soeselo Slawi, Guntur Muhammad Taqwin menjelaskan bahwa kondisi bibir sumbing dapat menimbulkan berbagai gangguan, mulai dari kesulitan makan, minum hingga berbicara. Karena itu, operasi menjadi langkah penting untuk memulihkan fungsi tersebut agar pasien dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara normal.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Perang Obor Jepara Kembali Digelar, Ribuan Warga Padati Tegalsambi
Kota Tegal Kini Punya Laboratorium Biosafety Level 2 Plus, Akses Tes TBC Lebih Mudah
Cek Penyaluran Bantuan Pangan, Presiden: Jika APBN Mencukupi akan Dilanjutkan
Pemprov Jawa Tengah Gulirkan Rp350 Juta untuk Fasilitasi Distribusi Beras dan Telur
Manfaat Pelakor Mulai Dirasakan Warga saat Terapi Totok di Puskesmas Tegal Sari
Puskesmas Tegal Sari Medan Denai Luncurkan Inovasi Pelakor
komentar
beritaTerbaru