"Melalui operasi ini diharapkan pasien dapat memperoleh fungsi makan, minum, dan berbicara yang lebih optimal sehingga mampu menjalankan aktivitas dengan lebih baik," jelasnya.
Sementara itu, Country Manager Smile Train Indonesia, Deasy Larasati, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten
Tegal dan
RSUD dr Soeselo Slawi dalam menyukseskan program tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa Smile Train Indonesia saat ini bermitra dengan 81 rumah sakit di seluruh Indonesia dan membantu pelaksanaan sekitar 8.000 operasi bibir sumbing setiap tahun.
Dari total peserta yang mengikuti operasi gratis tersebut, sebanyak 29 orang merupakan pasien anak-anak dan 10 lainnya pasien dewasa. Selain berasal dari Kabupaten
Tegal, peserta juga datang dari Kabupaten Semarang, Kabupaten Purbalingga, dan Kabupaten Pemalang.
Program ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus membantu para penyandang bibir sumbing memperoleh masa depan yang lebih baik dan penuh percaya diri. (R)
beritaTerkait
komentar