Selasa, 12 Mei 2026

Wakapolri Tekankan Penegakan Hukum Humanis dan Berintegritas dalam Rakernis Reskrim Polri 2026

Selasa, 12 Mei 2026 15:00 WIB
Wakapolri Tekankan Penegakan Hukum Humanis dan Berintegritas dalam Rakernis Reskrim Polri 2026
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo memberikan kata sambutan saat menutup Rakernis Reserse Kriminal Polri Tahun 2026 di Aula Awaloedin Djamin Lantai 9 Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan pentingnya penegakan hukum yang mengedepankan profesionalisme, integritas, dan hati nurani dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

Hal itu disampaikan Wakapolri saat menutup Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Reserse Kriminal Polri Tahun 2026 di Aula Awaloedin Djamin Lantai 9 Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat.

Dalam arahannya kepada jajaran Reserse Kriminal Polri, Wakapolri memperkenalkan konsep O2H sebagai pedoman utama penegakan hukum, yakni mengedepankan otak, otot, dan hati nurani dalam menjalankan tugas kepolisian. "Polri harus bekerja dengan melibatkan O2H, yaitu otak, otot, dan terutama hati dalam nurani hukum," ujar Wakapolri.

Menurutnya, anggota Polri tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis dan ketegasan, tetapi juga harus memiliki empati, rasa keadilan, dan sensitivitas terhadap masyarakat.

Ia menekankan bahwa penegakan hukum harus mampu menghadirkan tiga aspek utama, yakni kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wakapolri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Reskrim Polri mulai dari Mabes, Polda, Polres hingga Polsek atas dedikasi dan capaian kinerja dalam penegakan hukum.

"Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Reskrim Polri atas pelaksanaan tugas penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat yang telah dijalankan dengan baik," katanya.

Wakapolri menilai berbagai capaian yang diraih jajaran Reskrim Polri turut berkontribusi menjaga stabilitas keamanan nasional sekaligus mendukung program Asta Cita pemerintah.

Ia juga menyebut Presiden Republik Indonesia memberikan apresiasi terhadap kontribusi Polri dalam mendukung program strategis nasional, termasuk ketahanan pangan dan energi.

Selain itu, Wakapolri mengapresiasi pelaksanaan Rakernis Reskrim Polri 2026 yang menghadirkan pembahasan multi dan interdisipliner, mulai dari aspek teknis, strategis, hingga penguatan integritas serta keimanan personel.

Menurutnya, forum group discussion (FGD) dan literasi praktik lapangan selama Rakernis menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas penegakan hukum di masa mendatang.

Berdasarkan analisa pengaduan masyarakat tahun 2026, Wakapolri menyoroti masih tingginya perhatian publik terhadap penegakan hukum di tingkat kewilayahan, mulai dari Polsek, Polres hingga Polda.

Karena itu, ia meminta seluruh jajaran memperkuat kualitas pelayanan dan pengawasan internal hingga tingkat Polsek sebagai garda terdepan pelayanan Polri kepada masyarakat.

"Ketika Polres dan Polsek mengalami kendala, maka Polda harus hadir melakukan asistensi. Begitu pula ketika Polda menghadapi hambatan, Mabes Polri bertanggung jawab memberikan pendampingan," tegasnya.

Wakapolri juga meminta jajaran Reskrim meningkatkan sensitivitas dalam penanganan perkara perempuan dan anak (PPA), memperkuat profesionalisme penyidik, serta menjaga integritas dalam setiap proses penegakan hukum.

Ia mengungkapkan, beban perkara yang ditangani penyidik saat ini cukup tinggi dengan rata-rata mencapai 25 hingga 50 perkara per tahun sehingga peningkatan kualitas dan kuantitas penyidik terus diupayakan oleh Bareskrim Polri.

Menjelang Hari Bhayangkara, Wakapolri meminta seluruh jajaran Reskrim Polri menjaga prestasi yang telah diraih dan meminimalisasi berbagai bentuk pelanggaran.

"Kualitas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat harus terus diperkuat agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkas Wakapolri. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Satgas Haji 2026 Tangani Puluhan Kasus, Polri Tegaskan Komitmen Berantas Haji Ilegal
Polri Juara Umum Kejuaraan Taekwondo Internasional 2026
Laboratorium Sosial Sains di Akpol Diresmikan Polri untuk Transformasi SDM ke Proaktif
Polri Siagakan Kapal dan Ratusan Personel Amankan Mudik Lebaran 2026
39 Buku Wakapolri Terdaftar HAKI, Bukti Dedikasi Menulis untuk Masa Depan
Teknologi Modern Perkuat Pengamanan Arus Mudik pada Operasi Ketupat 2026
komentar
beritaTerbaru