Selain perbaikan sistem,
KPK juga menekankan pentingnya pendidikan antikorupsi melalui program seperti Politik Cerdas Berintegritas (PCB) dan PAKU Integritas. Lembaga ini juga menggencarkan kampanye publik untuk menolak politik uang, termasuk melalui gerakan "Hajar Serangan Fajar".
KPK menilai masyarakat memiliki peran penting sebagai benteng demokrasi dengan menolak praktik politik transaksional. "Ketika proses kaderisasi dibangun dengan integritas, maka pemimpin yang lahir akan berorientasi pada kepentingan rakyat," kata Budi.
KPK berharap reformasi sistem politik dapat segera diwujudkan guna memperkuat kualitas demokrasi dan mencegah korupsi yang berulang di tingkat pemerintahan. (R)
beritaTerkait
komentar