Kamis, 16 April 2026

Brimob Polri Gelar Latpraops Amole 2026 untuk Pengamanan Objek Vital Nasional PT Freeport Indonesia

Kamis, 16 April 2026 12:39 WIB
Brimob Polri Gelar Latpraops Amole 2026 untuk Pengamanan Objek Vital Nasional PT Freeport Indonesia
Pembukaan Latpraops Amole Tahun 2026 di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Selasa (14/4/2026).

Bogor (buseronline.com) - Korps Brimob Polri kembali mempersiapkan pasukan terbaiknya dalam rangka pengamanan Objek Vital Nasional milik PT Freeport Indonesia melalui Satuan Tugas (Satgas) Operasi Amole 2026.

Dilansir dari laman Humas Polri, kesiapan tersebut ditandai dengan pembukaan Pelatihan Pra Operasi (Latpraops) Amole Tahun 2026 di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Selasa.

Upacara pembukaan dipimpin oleh Teknisi KBRN Utama Tk II Korbrimob Brigjen Pol Deonijiu De Fatima, serta dihadiri Teknisi Jibom Utama Tk II Korbrimob Brigjen Pol Agustri Heriyanto, Teknisi KBRN Utama Tk II Korbrimob Brigjen Pol Pradah Pinunjul, dan para pejabat utama Korbrimob Polri.

Baca Juga: Komitmen Kerja Sama Adil dan Berimbang: Menteri Keuangan Bertemu Pimpinan Freeport-McMoRan

Latpraops Amole 2026 akan berlangsung selama 28 hari, terhitung mulai 12 April hingga 14 Mei 2026. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di tiga lokasi strategis, yakni Satlat Brimob Cikeas, kawasan Gunung Halimun Salak, serta PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Bogor.

Sebanyak 415 personel gabungan dilibatkan dalam latihan ini. Mereka berasal dari Mako Korbrimob, Pasukan Pelopor, Pasukan Gegana, Satuan Intelijen, serta dukungan personel dari Satbrimobda Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, dan Jawa Barat.

Dalam sambutan Dankorbrimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat yang dibacakan Brigjen Pol Deonijiu De Fatima, ditegaskan bahwa penugasan dalam Operasi Amole merupakan kehormatan sekaligus kepercayaan negara yang harus dijaga dengan dedikasi tinggi serta tetap menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM).

Selain itu, seluruh personel diingatkan untuk selalu waspada dan tidak meremehkan situasi, meskipun wilayah terlihat aman atau sudah pernah ditempatkan sebelumnya.

Personel juga diminta mampu beradaptasi dengan kondisi wilayah penugasan di Papua Tengah, terutama dari aspek geografis, kultur, dan hukum.

Latihan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan tempur, meningkatkan kesiapsiagaan mental dan fisik, serta memperkuat jiwa korsa dan loyalitas prajurit sebelum diterjunkan ke medan operasi.

Melalui pelatihan intensif ini, Satgas Amole 2026 diharapkan mampu menjalankan misi pengamanan objek vital nasional dengan optimal dan profesional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Indonesia-Amerika Serikat Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan Menjadi MDCP
KPK Kawal Penguatan Tata Kelola APBD Kota Mojokerto, Efisiensi Anggaran Capai Rp43,8 Miliar
Patroli Dialogis Operasi Damai Cartenz 2026 di Sinak Perkuat Keamanan dan Kedekatan dengan Warga
Polairud Polri Bongkar Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster Ilegal di Serang
Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Narkoba Internasional di Pekanbaru, Sita Puluhan Sabu
Polri Gelar Latihan Gladi Posko TFG untuk Perkuat Kesiapan Operasional
komentar
beritaTerbaru