Sabtu, 30 Mei 2026

Angin Puting Beliung Terjang Delapan Desa di Pancurbatu, 42 Rumah Rusak

Sabtu, 30 Mei 2026 14:46 WIB
Angin Puting Beliung Terjang Delapan Desa di Pancurbatu, 42 Rumah Rusak
Kondisi rumah warga pasca hujan lebat disertai angin puting beliung menerjang sejumlah desa di Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 16.15 WIB.

Pancurbatu (buseronline.com) - Hujan lebat disertai angin puting beliung menerjang sejumlah desa di Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Akibat kejadian tersebut, puluhan rumah warga mengalami kerusakan dengan total kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp1,16 miliar.

Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Deliserdang, bencana angin puting beliung terjadi di delapan desa, yakni Desa Tuntungan I, Tuntungan II, Durin Jangak, Sembahe Baru, Namo Simpur, Desa Lama, Desa Hulu, dan Desa Pertampilen.

Laporan kejadian diterima BPBD pada pukul 17.28 WIB dari Camat Pancurbatu Feri Sepnanda Ginting. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Deliserdang langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan kerusakan.

Dari hasil pendataan sementara, sebanyak 42 rumah warga terdampak dengan rincian 20 rumah mengalami rusak ringan (RR), 10 rumah rusak sedang (RS), dan 12 rumah rusak berat (RB). Desa Tuntungan I menjadi wilayah dengan dampak paling besar.

Sedikitnya 21 kepala keluarga atau 64 jiwa terdampak di dusun setempat, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta. Sementara itu, di Desa Tuntungan II tercatat enam kepala keluarga terdampak dengan estimasi kerugian sekitar Rp250 juta.

Kerusakan juga terjadi di Desa Durin Jangak, Sembahe Baru, Namo Simpur, Desa Hulu, Desa Lama, dan Desa Pertampilen. Selain rumah warga, fasilitas umum seperti Pajak Pancurbatu dan SPBU Karo Jambi turut terdampak akibat terpaan angin kencang.

Meski menyebabkan kerusakan cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat. BPBD Deliserdang bersama pemerintah kecamatan dan desa telah melakukan koordinasi penanganan darurat.

Pemerintah desa juga telah menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak serta merencanakan kegiatan gotong royong untuk membersihkan puing dan memperbaiki rumah warga. BPBD Deliserdang juga meminta agar bantuan logistik dan terpal segera disalurkan melalui Dinas Sosial kepada masyarakat terdampak.

"Sebagian warga sudah mulai memperbaiki atap rumah yang rusak akibat angin kencang. Pemerintah desa juga telah memberikan bantuan tanggap darurat kepada korban terdampak," demikian disampaikan dalam laporan resmi Pusdalops-PB BPBD Deliserdang.

Tim yang terlibat dalam penanganan di lapangan terdiri dari personel TRC BPBD Deliserdang, pihak kecamatan, pemerintah desa, Dinas Kesehatan, Tagana, hingga unsur pelayanan kesehatan setempat. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Sopir Taksi Online Diduga Ngamuk dan Rusak Mobil Pengendara di Tol JORR Pondok Pinang
Kakorlantas Polri Terima Audiensi Ojol Jambi, Tekankan Pendekatan Humanis dan Keselamatan Lalu Lintas
Presiden Prabowo: Penguatan Alutsista Jadi Tonggak Jaga Kedaulatan Negara
Jamdatun: Transformasi JPN sebagai Pengawal Kepentingan Hukum Negara
Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Amankan Peresmian Gereja di Kiwirok
Kompolnas Perlu Diperkuat, Otto Hasibuan Dorong Pengawasan Eksternal Polri Lebih Efektif
komentar
beritaTerbaru