Tukka (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution meminta percepatan pengerjaan proyek tanggul dan sabodam di Sungai Tukka, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) guna mengantisipasi potensi banjir susulan yang dapat mengancam permukiman warga.
Permintaan tersebut disampaikan Bobby saat meninjau langsung lokasi pembangunan di Desa Hutanabolon, Senin. Dalam kunjungan itu, ia berdialog dengan pihak pelaksana proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Dinas PUPR Sumut, serta pemerintah daerah setempat untuk mencari solusi atas berbagai kendala di lapangan.
"Yang kita khawatirkan, kalau ini tidak cepat selesai, dampaknya akan dirasakan masyarakat. Saya tekankan agar kita saling mendukung. Hal-hal yang masih terkendala administrasi segera diselesaikan," ujar Bobby.
Baca Juga: Gubernur Bobby Nasution Respon Keluhan Warga Soal Bantuan Pascabencana di Tapteng
Ia juga menyebutkan bahwa persoalan lahan telah dikoordinasikan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), sehingga tidak lagi menjadi penghambat utama dalam percepatan proyek.
Di tengah peninjauan yang berlangsung saat hujan deras, Bobby melihat langsung peningkatan debit air Sungai Tukka yang terjadi dalam waktu singkat.
Kondisi tersebut dinilai sangat mengkhawatirkan, mengingat wilayah tersebut telah tiga kali dilanda banjir bandang dalam beberapa bulan terakhir, yakni pada November 2025, Januari 2026, dan Februari 2026.
"Saya minta dalam satu pekan ini sudah ada progres yang baik. Jangan ada yang hanya menunggu, semua pihak harus aktif berkolaborasi," tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa anggaran proyek telah tersedia, sehingga tidak ada alasan untuk menunda pekerjaan. Bobby berharap seluruh pihak, termasuk pemerintah kabupaten, dapat memberikan dukungan penuh agar proyek segera rampung dan tidak perlu mengulang pekerjaan jika banjir kembali terjadi.
beritaTerkait
komentar