Kamis, 20 Agustus 2026

Pusiknas Bareskrim Polri Gelar FGD Standardisasi Data Kriminal untuk Wujudkan Satu Data Polri 2025

Sabtu, 02 Agustus 2025 02:20 WIB
Pusiknas Bareskrim Polri Gelar FGD Standardisasi Data Kriminal untuk Wujudkan Satu Data Polri 2025
Para narasumber dan moderator saat sesi diskusi dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Perumusan Standar Data Kriminal dalam Rangka Penetapan Standardisasi Data Kriminal di Lingkungan Polri Tahun 2025” yang diselenggarakan Pusiknas Bareskrim
Jakarta (buseronline.com) - Dalam upaya memperkuat integrasi dan akurasi sistem pengelolaan data kriminal, Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Bareskrim Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Perumusan Standar Data Kriminal dalam Rangka Penetapan Standardisasi Data Kriminal di Lingkungan Polri Tahun 2025”. Kegiatan ini berlangsung di Terazz Tree Hotel, Jakarta, Kamis.

FGD ini menjadi langkah strategis Polri dalam mendorong percepatan Satu Data Polri yang terintegrasi, akurat, dan dapat digunakan secara lintas satuan kerja untuk mendukung penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat.

Acara dihadiri perwakilan dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polri, antara lain Rorenmin, Robinopsnal, Rowassidik, Rokorwas PPNS, Pusident, Puslabfor, Baintelkam, Divpropam, Itwasum, Divhubinter, Baharkam, Korlantas, dan SOPS Polri.

Turut hadir pula perwakilan dari instansi mitra seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolkam) RI.

Diskusi panel dipandu Moderator Pembina TK I Vera Kartina Aprilia SE MAP dari Pusident Bareskrim Polri, dan menghadirkan sejumlah narasumber kunci.

Brigjen Pol Irwansyah SIK MH CLA, selaku Asisten Deputi di Kemenkopolkam RI, dalam paparannya menekankan pentingnya integrasi dan pemanfaatan data kriminal sebagai landasan kebijakan penegakan hukum dan upaya pencegahan gangguan kamtibmas.

Trophy Endah Rahayu dari BPS RI menyampaikan materi mengenai pentingnya harmonisasi pendefinisian kejahatan guna membentuk indikator data yang valid dan terukur. Sementara itu, Brigjen Pol Valentino A Tatareda SH SIK MH selaku Karo Datin Div TIK Polri, mengulas perkembangan terkini serta tantangan dalam pembangunan sistem Satu Data Polri.

Kombes Pol Reeza Herasbudi SIK MM dari SOPS Polri menjelaskan elemen dan kode data kriminalitas yang terstandardisasi sebagai dasar interoperabilitas data lintas satuan. Penutup materi disampaikan oleh Kombes Pol Joko Sumarno SIK MH dari Pusiknas Bareskrim Polri yang menyoroti pentingnya peran aktif produsen data di lingkungan Polri dalam menghadirkan data yang akurat dan komprehensif.

Diskusi interaktif berlangsung hangat, dengan sesi pendalaman terkait elemen dan jenis data kriminal dari berbagai sumber satuan kerja Polri. Para peserta memberikan masukan konstruktif yang menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan standardisasi data kriminal.

FGD ini ditutup dengan rangkuman kesimpulan dan rekomendasi dari peserta yang akan dirumuskan sebagai bagian dari arah kebijakan ke depan. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam mendukung transformasi digital Polri menuju pengelolaan data kriminal yang presisi, profesional, dan transparan. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
USU Catat Sejumlah Capaian dan Perkuat Ambisi Menuju Kampus Berdaya Saing Global
Presiden Prabowo Apresiasi Petugas Upacara HUT ke-81 RI di Hambalang
Gallery Mustika Deli Resmi Dibuka, Jadi Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan
Operasi Damai Cartenz Kawal Upacara HUT ke-81 RI di Yahukimo hingga Berlangsung Aman
Pemprov Jateng Buka Beasiswa Mahasantri dan Santri Penggerak 2026
883 Calon Jemaah Haji Batang Jalani Pemeriksaan Kesehatan
komentar
beritaTerbaru