Rabu, 10 Juni 2026

Polri Sampaikan Duka dan Kerahkan Personel untuk Bantu Evakuasi Tragedi KM Tunu Pratama Jaya

Jumat, 04 Juli 2025 04:04 WIB
Polri Sampaikan Duka dan Kerahkan Personel untuk Bantu Evakuasi Tragedi KM Tunu Pratama Jaya
Kapal Motor (KM) Tunu Pratama Jaya saat berlayar di perairan sebelum dilaporkan tenggelam dalam pelayaran dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali.
Jakarta (buseronline.com) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tenggelamnya Kapal Motor (KM) Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Rabu malam (2/7/2025). Peristiwa tragis tersebut terjadi saat kapal sedang berlayar dari Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir dan terlibat aktif dalam penanganan setiap musibah yang menyangkut keselamatan masyarakat.

“Polri berkomitmen untuk hadir dalam setiap peristiwa yang menyangkut keselamatan masyarakat. Kami terus bersinergi dengan Basarnas, TNI AL, dan instansi terkait dalam upaya pencarian dan penyelamatan korban kapal KM Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Doa dan empati kami menyertai seluruh keluarga korban,” ujar Brigjen Trunoyudo di Jakarta, Kamis (3/7/2025).

Dilansir dari laman Humas Polri, KM Tunu Pratama Jaya bertolak dari Pelabuhan LCM Ketapang pada pukul 22.56 WIB setelah sebelumnya melakukan proses bongkar muat pada pukul 22.28 WIB.

Namun sekitar pukul 23.15 WIB, kapal kehilangan kontak dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan kemudian dikonfirmasi tenggelam.

Kapal tersebut membawa 53 penumpang dan 12 anak buah kapal (ABK), serta memuat 22 unit kendaraan berbagai jenis.

Cuaca buruk diduga menjadi salah satu penyebab insiden ini, di mana saat kejadian arus laut mencapai 2 meter per detik, gelombang setinggi 2,5 meter, dan angin berkecepatan 9 knot.

Hingga Kamis pagi, data sementara menyebutkan sebanyak 23 orang berhasil diselamatkan, sementara 4 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Upaya pencarian terhadap korban lainnya masih terus dilakukan.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto turut hadir langsung di lokasi kejadian untuk memantau proses evakuasi dan memastikan seluruh personel bekerja optimal dalam misi penyelamatan.

Direktorat Polairud Polda Jatim juga telah mengerahkan empat unit kapal untuk membantu pencarian korban.

Polri mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.

Pencarian dan evakuasi korban akan terus dilakukan, dan perkembangan situasi akan diinformasikan secara berkala kepada publik. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Presiden Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Perkuat Layanan Kesehatan di Daerah
Presiden Prabowo Disambut Antusias Warga Saat Kunjungan Kerja ke Pesisir Barat Lampung
Gerakan Sekolah ASRI dan Penanaman Mangrove Perkuat Karakter Peduli Lingkungan
Polri Siapkan Posko Khusus untuk Permudah Pengurusan Dokumen Korban Kebakaran Kemayoran
Polri dan PLN Perkuat Pengamanan Jantung Kelistrikan Jateng-DIY Melalui Bintek Sistem Manajemen Pengamanan
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
komentar
beritaTerbaru