Jaksel (buseronline.com) - Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi (Pusdaskrimti) Kejaksaan Republik Indonesia menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Penerapan Statistik Sektoral Kejaksaan Mendukung Penguatan Transformasi Kejaksaan”, di Hotel Veranda, Jakarta Selatan (Jaksel), Senin.
Seperti dilansir dari laman Kejaksaan RI, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plt Wakil Jaksa Agung, Prof Asep Nana Mulyana SH MHum, selaku Ketua Tim Pengarah Satu Data Kejaksaan.
Ia didampingi Kepala Biro Perencanaan, Tyas Widiarto SH MH, selaku Sekretaris Forum Satu Data Kejaksaan, serta Kepala Pusdaskrimti, Roch Adi Wibowo SH MH, selaku Penanggung Jawab Satu Data Kejaksaan.
FGD ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat sinergi antarunit di lingkungan Kejaksaan, khususnya antara Pusdaskrimti sebagai walidata dengan seluruh produsen data, yakni bidang-bidang di Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Negeri, dan Cabang Kejaksaan Negeri.
Pembahasan dalam forum ini difokuskan pada penerapan statistik sektoral yang terintegrasi, akurat, dan saling terhubung. Upaya ini merupakan langkah konkret untuk mendorong penguatan transformasi Kejaksaan menuju institusi yang modern, adaptif, dan berbasis data.
Dalam sambutannya, Prof Asep Nana Mulyana menegaskan pentingnya integrasi data sebagai fondasi kebijakan penegakan hukum yang objektif dan terukur. Ia juga mendorong seluruh satuan kerja untuk mendukung penuh pelaksanaan Satu Data Kejaksaan.
Sementara itu, Kepala Pusdaskrimti, Roch Adi Wibowo, menekankan bahwa penguatan statistik sektoral bukan hanya untuk kepentingan internal Kejaksaan, tetapi juga sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik.
Melalui FGD ini, diharapkan terbentuk kesepahaman bersama mengenai tata kelola data sektoral, serta rencana tindak lanjut untuk mempercepat implementasi Satu Data Kejaksaan dalam mendukung peran strategis Kejaksaan di era digital. (R)
beritaTerkait
komentar