Kamis, 11 Juni 2026

Polisi Diserang di RSUD Dekai, Brigjen Faizal: Proses Hukum akan Ditegakkan

Sabtu, 31 Mei 2025 02:38 WIB
Polisi Diserang di RSUD Dekai, Brigjen Faizal: Proses Hukum akan Ditegakkan
Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, saat memberikan keterangan terkait penyerangan terhadap anggota Polres Yahukimo di RSUD Dekai.
Yahukimo (buseronline.com) - Insiden kekerasan kembali terjadi di Kabupaten Yahukimo.

Dilansir dari laman Humas Polri, seorang anggota Polres Yahukimo, Bripda Josua Ridwan Oberlin Nainggolan (22), menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai, Rabu (28/5/2025), sekitar pukul 20.55 WIT.

Berdasarkan laporan resmi dari Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz-2025 Unit Yahukimo, tim gabungan yang dipimpin oleh Ipda Balthazar Tuhumury bergerak cepat setelah menerima laporan melalui HT jajaran.

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta menghimpun keterangan dari para saksi.

Korban diketahui mengalami sejumlah luka serius akibat serangan tersebut. Saat ini, Bripda Josua masih dalam kondisi sadar dan stabil, serta tengah mendapatkan perawatan intensif oleh tim medis RSUD Dekai.

Keterangan dari saksi pertama, Bripda Randy M Depondoye menyebutkan bahwa korban sebelumnya meminta diantar ke RSUD Dekai untuk menjenguk pacarnya yang sedang dirawat.

Setelah diturunkan di lokasi, korban terlihat sempat berbincang dengan tiga orang remaja yang diduga merupakan Orang Asli Papua (OAP).

Tidak lama setelah saksi kembali ke markas, informasi mengenai insiden penyerangan diterima. Saksi kedua, yang berada di dalam area RSUD, mengatakan bahwa dirinya sempat mendengar suara teriakan minta tolong dan melihat korban berlari dengan kondisi luka sebelum akhirnya dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD).

Menanggapi peristiwa ini, Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani SSos SIK MH menegaskan bahwa kasus ini menjadi prioritas penanganan.

Ia menyatakan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk kekerasan yang menyasar anggota Polri, terlebih saat menjalankan tugas.

“Kami tidak akan mentolerir setiap bentuk kekerasan terhadap anggota Polri yang sedang menjalankan tugas. Tim sudah diterjunkan untuk mengungkap pelaku penganiayaan ini, dan kami pastikan proses hukum berjalan tegas. Situasi di Yahukimo tetap kita jaga agar tetap kondusif,” tegas Brigjen Pol Faizal.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo SIK MT mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami mengimbau masyarakat Yahukimo untuk tidak terpengaruh isu-isu liar dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada kepolisian. Polri hadir untuk memberikan perlindungan dan rasa aman bagi seluruh warga, dan kami terus bekerja keras menjaga stabilitas keamanan di Papua, khususnya Yahukimo,” ujar Kombes Pol Yusuf.

Hingga kini, proses penyelidikan masih terus dilakukan. Tim Operasi Damai Cartenz bersama aparat kewilayahan terus mengembangkan berbagai informasi yang berhasil dihimpun di lapangan guna mengungkap dan menangkap pelaku penganiayaan terhadap Bripda Josua. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Presiden Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Perkuat Layanan Kesehatan di Daerah
Presiden Prabowo Disambut Antusias Warga Saat Kunjungan Kerja ke Pesisir Barat Lampung
Gerakan Sekolah ASRI dan Penanaman Mangrove Perkuat Karakter Peduli Lingkungan
Polri Siapkan Posko Khusus untuk Permudah Pengurusan Dokumen Korban Kebakaran Kemayoran
Polri dan PLN Perkuat Pengamanan Jantung Kelistrikan Jateng-DIY Melalui Bintek Sistem Manajemen Pengamanan
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
komentar
beritaTerbaru