Kamis, 11 Juni 2026

Kemenkumham Teken MoU dengan 20 Kementerian/Lembaga, Dorong Percepatan Layanan Hukum Digital

Jumat, 16 Mei 2025 01:54 WIB
Kemenkumham Teken MoU dengan 20 Kementerian/Lembaga, Dorong Percepatan Layanan Hukum Digital
Menteri Hukum dan HAM RI, Supratma Andi Agtas, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menunjukkan dokumen nota kesepahaman usai penandatanganan MoU antara Kemenkumham dan 20 kementerian/lembaga, di Jakarta, Rabu (14/5/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan 20 kementerian dan lembaga negara, termasuk Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dalam upaya mempercepat proses perizinan hukum dan mendukung digitalisasi layanan pemerintahan.

Menteri Hukum dan HAM, Supratma Andi Agtas menyampaikan bahwa kolaborasi ini penting untuk mempermudah penyusunan peraturan pemerintah dan mempercepat pelayanan hukum bagi program-program strategis nasional.

“Saya ingin mengajak kepada seluruh menteri dan pimpinan lembaga negara yang lain untuk terus berkoordinasi, terutama dalam penyusunan suatu rancangan peraturan pemerintah. Kita perlu bekerja sama agar tidak terlalu banyak izin prakarsa yang harus selalu dibuat,” ujar Menteri Andi dalam sambutannya, Rabu.

Menteri Andi juga menegaskan pentingnya transformasi digital dalam pelayanan hukum. Kemenkumham, menurutnya, terus mengembangkan sistem digitalisasi untuk mempercepat proses administrasi hukum, termasuk dalam mendukung pembentukan Koperasi Merah Putih yang digagas oleh Kementerian Koperasi dan UKM.

“Saat ini kami membuat line khusus untuk pembentukan Koperasi Merah Putih. Dalam satu waktu, sistem kami memungkinkan 1.000 pendaftaran dilakukan secara bersamaan dalam 1 jam,” jelasnya, seperti dilansir dari laman Humas Polri.

Dengan sistem ini, Kemenkumham menargetkan dapat mengesahkan hingga 24 ribu koperasi dalam sehari, guna mengejar target 80 ribu Koperasi Merah Putih yang ditetapkan hingga akhir bulan ini.

Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari Mahkamah Agung, Kemendikbudristek, Kemendag, KemenESDM, KemenPUPR, Kemenhub, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, KemenPPPA, KemenBUMN, dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar lembaga, mempercepat pelayanan hukum, dan mendukung ekosistem digital dalam tata kelola pemerintahan. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Presiden Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Perkuat Layanan Kesehatan di Daerah
Presiden Prabowo Disambut Antusias Warga Saat Kunjungan Kerja ke Pesisir Barat Lampung
Gerakan Sekolah ASRI dan Penanaman Mangrove Perkuat Karakter Peduli Lingkungan
Polri Siapkan Posko Khusus untuk Permudah Pengurusan Dokumen Korban Kebakaran Kemayoran
Polri dan PLN Perkuat Pengamanan Jantung Kelistrikan Jateng-DIY Melalui Bintek Sistem Manajemen Pengamanan
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
komentar
beritaTerbaru