Kamis, 11 Juni 2026

Polri Gelar Operasi Serentak Berantas Premanisme, Fokus pada Keamanan dan Iklim Investasi

Kamis, 08 Mei 2025 01:22 WIB
Polri Gelar Operasi Serentak Berantas Premanisme, Fokus pada Keamanan dan Iklim Investasi
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko (kanan) memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan untuk memberantas premanisme, didampingi oleh pejabat Divisi Humas Polri, di Jakarta.
Jakarta (buseronline.com) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan secara serentak mulai 1 Mei 2025.

Operasi ini difokuskan untuk memberantas praktik premanisme yang dinilai semakin marak dan meresahkan masyarakat, serta berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan iklim investasi di Indonesia.

Langkah ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/1081/IV/OPS.1.3./2025, yang ditujukan kepada seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia.

Operasi dilakukan dengan strategi gabungan, mulai dari penegakan hukum hingga pendekatan intelijen, pre-emtif, dan preventif.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa operasi ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Polri berkomitmen memberantas aksi premanisme yang selama ini menjadi keresahan masyarakat dan berpotensi menghambat investasi. Operasi ini bertujuan menindak tegas pelaku dan mengungkap jaringan pelaku premanisme secara menyeluruh,” ujar Brigjen Trunoyudo dalam keterangannya, seperti dilansir dari laman Humas Polri.

Menurutnya, jenis kejahatan yang menjadi fokus penindakan mencakup pemerasan, pungutan liar, pengancaman, intimidasi, pengeroyokan, hingga penganiayaan yang dilakukan baik oleh individu maupun kelompok.

Ia menegaskan bahwa premanisme dalam bentuk apa pun akan ditindak secara tegas. “Ini adalah bagian dari upaya menciptakan rasa aman dan kepastian hukum, terutama bagi para pelaku usaha di Indonesia,” tambahnya.

Untuk menjamin efektivitas operasi, Polri juga menjalin sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Koordinasi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan keberhasilan operasi ini serta menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Presiden Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Perkuat Layanan Kesehatan di Daerah
Presiden Prabowo Disambut Antusias Warga Saat Kunjungan Kerja ke Pesisir Barat Lampung
Gerakan Sekolah ASRI dan Penanaman Mangrove Perkuat Karakter Peduli Lingkungan
Polri Siapkan Posko Khusus untuk Permudah Pengurusan Dokumen Korban Kebakaran Kemayoran
Polri dan PLN Perkuat Pengamanan Jantung Kelistrikan Jateng-DIY Melalui Bintek Sistem Manajemen Pengamanan
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
komentar
beritaTerbaru