Minggu, 18 Oktober 2026

Brigjen Eko Hadi Santoso Tancap Gas, Sita 192 Kg Sabu dan Targetkan Bongkar Jaringan Narkoba Internasional

Kamis, 17 April 2025 01:35 WIB
Brigjen Eko Hadi Santoso Tancap Gas, Sita 192 Kg Sabu dan Targetkan Bongkar Jaringan Narkoba Internasional
Brigjen Pol Eko Hadi Santoso memberikan keterangan pers kepada awak media di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (14/4/2025), usai memimpin pengungkapan kasus penyelundupan 192 kg sabu di Aceh.
Jakarta (buseronline.com) - Baru beberapa hari menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso langsung menunjukkan taringnya. Ia menggelar commander wish sebagai penanda komitmennya dalam memerangi peredaran narkoba secara menyeluruh, dari hulu ke hilir, tanpa kompromi.

“Kami akan melakukan penguatan terhadap mitigasi pengembangan pemberantasan narkoba dari arah supply sampai demand,” tegas Eko kepada wartawan di Bareskrim Polri, Senin.

Tak butuh waktu lama untuk membuktikan keseriusannya. Dalam hitungan hari, jajaran Direktorat Narkoba Bareskrim berhasil mengungkap kasus besar penyelundupan narkoba di wilayah Aceh.

Sebanyak 192 kilogram sabu disita, dan seorang kurir berinisial M (36) ditangkap dalam operasi dramatis di Jalan Raya Aceh-Medan, Bireun. Pelaku sempat mencoba kabur dan menabrak truk saat dikejar.

Namun Brigjen Eko menegaskan bahwa penangkapan kurir hanyalah permulaan. Fokus utama pemberantasan narkoba adalah membongkar jaringan, mengejar bandar, dan memutus mata rantai distribusi hingga ke titik konsumsi.

“Kami masih melakukan pengembangan terhadap pelaku-pelaku lain yang terlibat dalam jaringan internasional Malaysia-Indonesia. Bandar tetap jadi target utama,” ujarnya.

Brigjen Eko menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Asta Cita, khususnya dalam menciptakan ketahanan nasional dari ancaman narkotika.

“Harapan kami dengan peningkatan pendekatan dalam Gakkum (penegakan hukum), Polri bisa memenuhi harapan Asta Cita Presiden dalam penanggulangan narkoba yang lebih efektif dan menyeluruh,” tambahnya.

Tak hanya mengandalkan kekuatan aparat, Brigjen Eko juga membuka ruang partisipasi publik. Ia mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

“Dengan mudahnya akses media dan informasi saat ini, kami sangat welcome terhadap bantuan masyarakat, terutama informasi dari berbagai segmen,” tuturnya.

Langkah awal Brigjen Eko menandai arah baru dalam pemberantasan narkoba tidak lagi hanya menyasar ‘ikan kecil’, tapi membidik aktor utama di balik peredaran narkotika. Pendekatan komprehensif dari kebijakan hingga tindakan di lapangan menjadi fondasi perang total melawan narkoba di bawah kepemimpinannya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Rico Waas Apresiasi Konjen Jepang, Dorong Penguatan Kerja Sama Medan dan Ichikawa
Kabut Asap Selimuti Medan, Dinkes Ingatkan Bahaya Gangguan Pernapasan
Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa
Wamentan Dorong Percepatan Kerja Sama Investasi Fosfat Indonesia-Aljazair
Kakorlantas Polri Tegaskan Pungli Ditindak Tegas, Personel Terbukti Melanggar Dicopot dari Tugas
Kabut Asap Selimuti Sumut, Pemko Medan Berlakukan PJJ untuk PAUD hingga SMP pada 16-21 Oktober 2026
komentar
beritaTerbaru