Batam (buseronline.com) - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga dalam mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri peresmian Gold Coast International Ferry Terminal di Bengkong, Batam, Kepulauan Riau, Senin.
Dalam sambutannya, Kapolri mengapresiasi hadirnya pelabuhan internasional tersebut yang diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Batam. Ia menyebut kehadiran pelabuhan ini sebagai wujud optimisme dalam upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Saya kira ini menjadi bagian ataupun bentuk optimisme dari rekan-rekan yang memiliki semangat investasi di wilayah Batam. Tentunya ini menjadi hal yang harus kita dukung dalam mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Namun di balik peluang ekonomi yang ditawarkan, Kapolri juga mengingatkan seluruh pihak agar mewaspadai potensi penyelundupan tenaga kerja ilegal. Ia menekankan bahwa praktik tersebut kini tidak hanya terjadi melalui pelabuhan tikus, namun juga kerap menyusup lewat pelabuhan resmi.
“Mereka tidak hanya masuk melalui pelabuhan tikus tapi juga melalui pelabuhan resmi, baik domestik maupun internasional. Jadi saya titip, tolong diawasi betul-betul,” tegasnya.
Kapolri meminta seluruh aparat, mulai dari kepolisian, bea cukai, imigrasi, hingga stakeholder lainnya untuk meningkatkan pengawasan di setiap pintu keluar masuk wilayah Indonesia.
Selain itu, Jenderal Sigit juga mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan lebih banyak balai pelatihan tenaga kerja agar masyarakat memiliki keterampilan yang memadai sebelum bekerja ke luar negeri secara legal.
“Harapan kita, pada saat tenaga kerja kita berangkat, semuanya sudah dilengkapi dengan pendidikan vokasi yang cukup. Jangan sampai dikembalikan bahkan menjadi korban karena berangkat secara ilegal,” jelasnya.
Kapolri juga mewanti-wanti potensi penyelundupan narkoba melalui jalur laut, terutama lewat pelabuhan baru. Ia meminta patroli laut terus ditingkatkan untuk mencegah masuknya barang haram tersebut.
“Jangan sampai ini disalahgunakan oleh oknum atau kelompok tertentu yang bisa merugikan bangsa kita,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Kapolri menyatakan kesiapan penuh Polri dalam mengawal dan mengamankan seluruh program pembangunan dan investasi di wilayah Batam agar berjalan dengan aman dan optimal. (R)
beritaTerkait
komentar