Kamis, 11 Juni 2026

Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 Gagalkan Penyelundupan Senjata untuk KKB di Puncak Jaya

Selasa, 11 Maret 2025 00:16 WIB
Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 Gagalkan Penyelundupan Senjata untuk KKB di Puncak Jaya
Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani dan Kombes Pol Yusuf Sutejo menunjukkan barang bukti senjata api dan amunisi hasil pengungkapan penyelundupan ke KKB dalam konferensi pers di Mapolda Papua.
Papua (buseronline.com) - Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 bersama Polda Papua berhasil menggagalkan penyelundupan senjata api dan amunisi yang diduga akan disalurkan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya.

Dilansir dari laman Humas Polri, operasi ini membongkar jaringan penyelundupan yang dipimpin oleh tersangka utama, inisial YE (29), serta mengamankan dua orang lainnya.

Operasi yang berlangsung sejak 1 hingga 7 Maret 2025 ini mengungkap pergerakan senjata dari Jayapura menuju Puncak Jaya.

Berdasarkan informasi intelijen, senjata tersebut akan diserahkan kepada KKB pimpinan inisial LT.

Pada 6 Maret 2025, tim Satgas Ops Damai Cartenz-2025 berhasil menangkap YE di KM 76, Kabupaten Keerom. Selain YE, dua orang lainnya turut diamankan, yaitu:

1. YK - Sopir lajuran yang mengangkut barang.

2. MP - Helper lajuran.

Dari hasil operasi ini, aparat berhasil menyita berbagai barang bukti, di antaranya:

1. Senjata dan Amunisi:

2 pucuk senjata api laras panjang (belum terangkai).

4 pucuk pistol G2 Pindad.

632 butir amunisi kaliber 5,56 mm.

250 butir amunisi 9 mm.

1 pucuk senapan angin beserta perlengkapannya.

2. Barang Lainnya:

1 unit air compressor bertuliskan United Waran Biru.

1 unit handphone Vivo Y19S.

Berbagai perlengkapan senjata dan alat perbaikan.

3. Uang Tunai:

Rp369.600.000, diduga sebagai bagian dari transaksi pembelian senjata.

Menurut keterangan tersangka, senjata-senjata tersebut dibeli dengan harga Rp1,3 M dari luar Papua dan akan diserahkan kepada KKB di Puncak Jaya.

Sementara itu, sopir dan helper yang diamankan mengaku tidak mengetahui isi muatan yang mereka bawa.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025 Kombes Pol Yusuf Sutejo menegaskan bahwa operasi ini masih akan terus dikembangkan.

"Keberhasilan ini bukan akhir, melainkan awal dari penyelidikan lebih lanjut. Kami akan terus menelusuri asal-usul senjata ini dan siapa saja yang terlibat," ujar Kombes Yusuf.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani memberikan apresiasi atas kerja keras tim dalam menggagalkan penyelundupan ini.

"Alhamdulillah, berkat kerja keras tim, kami berhasil menggagalkan penyelundupan berbagai jenis senjata dan amunisi yang rencananya akan disuplai kepada KKB di Puncak Jaya," ungkapnya.

Keberhasilan operasi ini diharapkan dapat menekan upaya kelompok bersenjata dalam memperoleh persenjataan ilegal, sehingga stabilitas keamanan di Papua semakin terjaga.

Aparat akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan guna mencegah peredaran senjata ilegal di wilayah tersebut. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Presiden Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Perkuat Layanan Kesehatan di Daerah
Presiden Prabowo Disambut Antusias Warga Saat Kunjungan Kerja ke Pesisir Barat Lampung
Gerakan Sekolah ASRI dan Penanaman Mangrove Perkuat Karakter Peduli Lingkungan
Polri Siapkan Posko Khusus untuk Permudah Pengurusan Dokumen Korban Kebakaran Kemayoran
Polri dan PLN Perkuat Pengamanan Jantung Kelistrikan Jateng-DIY Melalui Bintek Sistem Manajemen Pengamanan
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
komentar
beritaTerbaru