Rabu, 10 Juni 2026

Kapolri Luncurkan Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Selesaikan Sengketa Industri

Selasa, 21 Januari 2025 00:34 WIB
Kapolri Luncurkan Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Selesaikan Sengketa Industri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memimpin peluncuran Desk Ketenagakerjaan Polri untuk meningkatkan daya saing industri nasional.
Jakarta (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi meluncurkan Desk Ketenagakerjaan Polri, sebuah inisiatif strategis untuk menyelesaikan berbagai permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia.

Program ini diharapkan dapat menjadi solusi atas sengketa antara perusahaan dan tenaga kerja serta meningkatkan daya saing industri nasional.

“Desk Ketenagakerjaan ini kami siapkan sebagai wadah untuk menyelesaikan sengketa industri dan tenaga kerja melalui tahapan yang jelas, mulai dari pelaporan, mediasi, hingga penegakan hukum jika diperlukan,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers.

Menurutnya, keberadaan Desk Ketenagakerjaan Polri akan membantu menjaga stabilitas hubungan industrial dan memberikan saluran resmi bagi para pekerja untuk menyampaikan keluhan mereka.

“Dengan hubungan industrial yang baik, daya saing nasional juga akan meningkat, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor,” tambahnya.

Menteri Ketenagakerjaan Prof Yassierli menyambut baik inisiatif ini dan menilai Desk Ketenagakerjaan Polri sebagai langkah strategis dalam memberikan kepastian hukum bagi pekerja maupun perusahaan.

“Kami sangat mendukung Desk Ketenagakerjaan ini. Dengan kolaborasi antara pengawas ketenagakerjaan dan Polri, berbagai masalah ketenagakerjaan, baik administratif maupun pidana, dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” ujar Prof Yassierli.

Ia menambahkan bahwa lingkungan kerja yang nyaman dan memiliki kepastian hukum akan meningkatkan produktivitas serta daya saing industri nasional. “Kami berharap langkah ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi menuju visi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Penasihat ahli Kapolri bidang ketenagakerjaan, Andi Gani Nenawea, yang juga menjabat sebagai Presiden Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), turut mengapresiasi langkah Kapolri dalam menangani permasalahan buruh.

“Dengan tangan dingin Pak Kapolri, berbagai masalah besar berhasil diselesaikan, termasuk upaya pengepungan Jakarta oleh 50.000 buruh pada 24-25 November lalu yang akhirnya dapat diredam dengan damai,” ungkap Andi Gani.

Ia juga mengungkapkan bahwa Desk Ketenagakerjaan Polri mendapat perhatian internasional. Empat negara ASEAN, Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Filipina tertarik untuk mempelajari model ini.

“Ini pertama di dunia, di mana kepolisian memiliki unit khusus yang menangani tindak pidana ketenagakerjaan,” tambahnya.

Dengan adanya Desk Ketenagakerjaan Polri, pemerintah berharap hubungan antara pekerja dan perusahaan menjadi lebih harmonis, sengketa industri dapat diminimalisir, serta daya saing nasional meningkat.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya besar dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Presiden Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Perkuat Layanan Kesehatan di Daerah
Presiden Prabowo Disambut Antusias Warga Saat Kunjungan Kerja ke Pesisir Barat Lampung
Gerakan Sekolah ASRI dan Penanaman Mangrove Perkuat Karakter Peduli Lingkungan
Polri Siapkan Posko Khusus untuk Permudah Pengurusan Dokumen Korban Kebakaran Kemayoran
Polri dan PLN Perkuat Pengamanan Jantung Kelistrikan Jateng-DIY Melalui Bintek Sistem Manajemen Pengamanan
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
komentar
beritaTerbaru