Rabu, 10 Juni 2026

Satgas Damai Cartenz Bantah Isu Pengungsian di Distrik Oksop

Kamis, 16 Januari 2025 00:18 WIB
Satgas Damai Cartenz Bantah Isu Pengungsian di Distrik Oksop
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, memberikan keterangan terkait situasi terkini di Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Selasa (14/1/2025).
Pegunungan Bintang (buseronline.com) - Satgas Operasi Damai Cartenz memastikan bahwa kabar yang beredar di media sosial tentang adanya pengungsian besar-besaran di Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, adalah tidak benar.

Informasi tersebut diketahui menggunakan dokumentasi lama dan sengaja disebarkan untuk memprovokasi.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025 Kombes Pol Yusuf Sutejo menegaskan bahwa situasi di Distrik Oksop saat ini aman dan kondusif.

“Beberapa warga yang sempat berpindah ke tempat yang lebih aman pada akhir November 2024 sudah kembali ke Distrik Oksop dan beraktivitas seperti biasa sebelum Natal. Informasi yang beredar saat ini adalah hoaks yang sengaja disebarkan untuk menciptakan keresahan,” jelas Kombes Pol Yusuf Sutejo, Selasa.

Kepala Distrik Oksop Yohanes Sasaka juga memberikan keterangan serupa. Menurutnya, kondisi di Distrik Oksop aman, dan sebagian besar warga telah kembali ke tempat tinggal mereka.

“Dokumentasi yang beredar adalah foto kejadian 28 November 2024 di Kampung Mimin, bukan situasi terkini. Saat ini, warga di empat kampung sudah menjalani aktivitas normal, meskipun Kampung Mimin masih dalam pengawasan aparat,” ujar Yohanes.

Satgas Ops Damai Cartenz menyatakan bahwa berita yang menyebutkan adanya lansia dan seorang ibu meninggal akibat pengungsian adalah tidak benar. Kombes Pol Yusuf Sutejo menjelaskan bahwa keduanya meninggal karena faktor kesehatan, bukan karena kondisi keamanan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita tidak benar. Polri dan aparat keamanan terus berkomitmen menjaga situasi kondusif di Distrik Oksop,” lanjutnya.

Pihaknya juga mencurigai bahwa hoaks ini sengaja disebarkan oleh oknum tertentu untuk menciptakan keresahan. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu memverifikasi informasi melalui saluran resmi.

Meski situasi keamanan di Distrik Oksop telah terkendali, masyarakat setempat berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah dan provinsi terkait distribusi bantuan kebutuhan dasar.

“Kami mengapresiasi aparat keamanan yang selalu hadir, tetapi kami juga membutuhkan dukungan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Yohanes Sasaka.

Satgas Ops Damai Cartenz berkomitmen untuk terus memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat dan menjaga keamanan di Kabupaten Pegunungan Bintang. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Gerakan Sekolah ASRI dan Penanaman Mangrove Perkuat Karakter Peduli Lingkungan
Polri Siapkan Posko Khusus untuk Permudah Pengurusan Dokumen Korban Kebakaran Kemayoran
Polri dan PLN Perkuat Pengamanan Jantung Kelistrikan Jateng-DIY Melalui Bintek Sistem Manajemen Pengamanan
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
Operasi Patuh 2026 Ditunda, Korlantas Polri Masih Lakukan Evaluasi
Kader PKK Karanganyar Diajari Olah Lele Tanpa Amis dan Budikdamber untuk Ketahanan Pangan Keluarga
komentar
beritaTerbaru