Rabu, 10 Juni 2026

Kekerasan Berbasis Gender Meningkat, Peran Polwan Diperkuat

Sabtu, 05 Oktober 2024 01:28 WIB
Kekerasan Berbasis Gender Meningkat, Peran Polwan Diperkuat
Irwasum Polri, Komjen Pol Ahmad Dofiri. (Dok/Humas Polri)
Jakarta (buseronline.com) - Kasus kekerasan berbasis gender di Indonesia terus meningkat, dengan 1.915 kasus dilaporkan ke kepolisian dalam 1,5 tahun terakhir. Hal ini menegaskan pentingnya penanganan kasus kekerasan, khususnya yang dialami perempuan dan anak.

Dalam sambutannya pada peringatan Hari Jadi ke-76 Polwan Republik Indonesia, Irwasum Polri, Komjen Pol Ahmad Dofiri, mengungkapkan bahwa laporan kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan perdagangan orang mendominasi. Meningkatnya kasus ini mendorong Polri untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan.

“Pembentukan Direktorat Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan kasus ini secara terintegrasi,” jelas Komjen Pol Dofiri, Jumat.

Dofiri juga menekankan pentingnya peran polwan dalam memberantas kekerasan berbasis gender. Kepekaan dan empati polwan dianggap krusial dalam memberikan perlindungan kepada korban serta menjadi panutan di masyarakat untuk mencegah terjadinya kekerasan.

“Saya berharap seluruh polwan dapat terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya dalam menangani kasus-kasus kekerasan berbasis gender. Dengan demikian, kita dapat mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan dan memberikan perlindungan bagi seluruh warga negara,” tegasnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
beritaTerkait
Gerakan Sekolah ASRI dan Penanaman Mangrove Perkuat Karakter Peduli Lingkungan
Polri Siapkan Posko Khusus untuk Permudah Pengurusan Dokumen Korban Kebakaran Kemayoran
Polri dan PLN Perkuat Pengamanan Jantung Kelistrikan Jateng-DIY Melalui Bintek Sistem Manajemen Pengamanan
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
Operasi Patuh 2026 Ditunda, Korlantas Polri Masih Lakukan Evaluasi
Kader PKK Karanganyar Diajari Olah Lele Tanpa Amis dan Budikdamber untuk Ketahanan Pangan Keluarga
komentar
beritaTerbaru