Senin, 17 Agustus 2026

KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi Dana Hibah di Kalimantan

Senin, 17 Agustus 2026 17:40 WIB
KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi Dana Hibah di Kalimantan
Foto bersama usai Rapat Koordinasi Strategi Pencegahan Korupsi Berbasis Pemetaan Risiko pada Area Strategis Pemerintahan Daerah di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (13/8/2026).
KPK menegaskan capaian MCSP bukan sekadar angka pengukuran. Lembaga antirasuah tersebut juga melakukan verifikasi dan validasi langsung ke lapangan untuk memastikan rekomendasi pencegahan benar-benar dilaksanakan.

Ely menyebut KPK telah turun langsung ke Singkawang dan Banjarbaru untuk memeriksa kondisi di lapangan serta menguji tindak lanjut rekomendasi pencegahan.

Deputi Bidang Hukum dan Penyelesaian Sanggah LKPP, Setya Budi Arijanta, menegaskan pengawasan PBJ tidak boleh hanya dilakukan pada tahap akhir.

Menurutnya, pengawasan harus berlangsung sejak perencanaan, persiapan, pelaksanaan hingga serah terima pekerjaan. Pengawasan dapat dilakukan melalui audit, reviu, pemantauan dan evaluasi.

Selain itu, pemerintah daerah perlu membuka ruang pengaduan melalui whistleblowing system agar dugaan penyimpangan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

Sementara itu, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Cheka Virgowansyah, mengatakan sinergi tersebut bertujuan membangun pemerintahan daerah yang bersih, efektif dan akuntabel.

KPK berharap hasil pemetaan risiko tersebut tidak berhenti pada pertemuan koordinasi, tetapi ditindaklanjuti pemerintah daerah dengan memperkuat pengawasan serta menjalankan rekomendasi pencegahan secara konkret. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
KPK Dorong ATR/BPN Perkuat Integritas untuk Tutup Celah Korupsi
KPK Serahkan Aset Rampasan Korupsi Rp24,3 Miliar Kepada Kementerian Pertahanan
KPK dan MA Perkuat Integritas Aparatur Peradilan, 33 Hakim Pernah Terjerat Korupsi
KPK-Pertamina Perkuat Pengawasan Internal, 108 Personel Dibekali Kompetensi Antikorupsi
KPK Gencarkan Pendidikan Antikorupsi di Sumba Timur Lewat JNBA 2026
Jateng-Kaltim Sepakati Kerja Sama Lintas Sektor, Potensi Ekonomi Tembus Rp20,2 Triliun
komentar
beritaTerbaru