Jumat, 22 Mei 2026

DWP Sumut Tegaskan Komitmen Cegah KDRT, Dorong Perempuan Berani Melapor

Jumat, 22 Mei 2026 14:15 WIB
DWP Sumut Tegaskan Komitmen Cegah KDRT, Dorong Perempuan Berani Melapor
Penasihat DWP Sumut Titiek Sugiharti memberikan kata sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan PKDRT yang digelar di Aula DWP Sumut, Jalan Cik Ditiro, Medan, Rabu (20/5/2026).

Medan (buseronline.com) - Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Utara (DWP Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan mendorong perempuan agar berani bersuara dan melaporkan tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) yang digelar di Aula DWP Sumut, Jalan Cik Ditiro, Medan, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan bertema "Berani Melapor, Berani Selamatkan: Kami Siap Membantu" itu bertujuan membangun kesadaran kolektif sekaligus menghapus stigma tabu terhadap pelaporan kasus KDRT.

Kegiatan dibuka oleh Penasihat DWP Sumut Titiek Sugiharti dan dihadiri secara luring maupun daring oleh Ketua DWP Sumut Evi Novida Sulaiman Harahap, jajaran pengurus DWP Sumut, unsur TP PKK Sumut, serta pengurus DWP kabupaten/kota se-Sumut.

Dalam sambutannya, Titiek menegaskan bahwa rumah tangga seharusnya menjadi tempat paling aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi setiap anggota keluarga. Namun, menurutnya, masih banyak konflik rumah tangga yang berujung pada tindakan kekerasan.

"KDRT adalah fenomena yang harus kita hancurkan bersama-sama. Melalui momentum sosialisasi ini, saya menekankan pentingnya mengedukasi diri. Pahami bentuk-bentuk KDRT, upaya hukumnya, serta langkah pertama yang harus dilakukan jika melihat atau mengalaminya," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota DWP menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan menghadirkan ruang aman bagi korban untuk berbicara dan mendapatkan pendampingan.

Sementara itu, Evi Novida Sulaiman Harahap menyampaikan bahwa kasus KDRT kerap menyerupai fenomena gunung es karena banyak terjadi namun sedikit yang terungkap ke permukaan. Menurutnya, hal itu dipengaruhi anggapan bahwa persoalan rumah tangga merupakan aib yang tidak pantas dibicarakan.

"Melalui tema 'Berani Melapor, Berani Selamatkan', DWP Sumut ingin membangun kesadaran kolektif agar kaum perempuan tidak lagi permisif atau mendiamkan KDRT yang terjadi di sekitarnya. Kita harus menjadi bagian dari solusi dan menyediakan telinga untuk mendengar," katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kekerasan tidak selalu berbentuk fisik. Kekerasan verbal terhadap perempuan juga dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan mental korban.

Sebagai organisasi yang mewadahi istri aparatur sipil negara (ASN), lanjutnya, DWP memiliki tanggung jawab moral dalam mewujudkan ketahanan keluarga yang kuat, baik secara mental, spiritual, maupun sosial.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Dara Mutaqien Hasrimi, melaporkan bahwa kegiatan yang diinisiasi Bidang Sosial Budaya DWP Sumut tersebut diikuti pengurus DWP provinsi serta perwakilan unit kerja DWP se-Sumut.

Menurut Dara, sosialisasi ini bertujuan mendorong keberanian korban untuk bersuara, menghapus rasa takut, serta memberikan edukasi mengenai dampak psikologis dan fisik akibat KDRT. Peserta juga diperkenalkan pada akses bantuan dan layanan pengaduan yang aman serta rahasia melalui dinas terkait di Sumut.

Untuk memperkuat pemahaman peserta terkait PKDRT, panitia menghadirkan narasumber dari LBH APIK Sumut serta Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan Provinsi Sumut. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemko Medan Tanggung Biaya Pengobatan Korban Begal Lewat APBD
Progres Sekolah Rakyat di Medan Capai 73 Persen, Rico Waas: Tercepat di Indonesia
Pansus Aset DPRD Medan Diperkuat, Rico Waas Dorong Aset Tidur Jadi Produktif
Pemprov Sumut Siapkan Rumah Sakit Bertaraf Internasional untuk Pasien BPJS di Medan
Pemko Medan Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan dan Akuntabel
Rico Waas Ajak Semua Pihak Bersinergi Bangun Belawan dan Hapus Stigma Negatif
komentar
beritaTerbaru