Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri kegiatan silaturahmi dan coffee morning bersama insan maritim serta mitra kerja yang digelar Komandan Lantamal I Belawan Deny Septiana di Mako Lantamal I Belawan, Senin.
Dalam kegiatan tersebut,
Rico Waas menekankan pentingnya sinergi dan keterbukaan seluruh stakeholder untuk membangun Belawan sebagai kawasan strategis maritim sekaligus pintu gerbang ekonomi Kota Medan dan Sumut.
Menurutnya, posisi Belawan sangat penting karena jalur laut di kawasan tersebut tidak hanya berdampak bagi Medan dan nasional, tetapi juga berpotensi mendukung konektivitas internasional.
Namun di sisi lain,
Rico Waas mengingatkan masih adanya sejumlah persoalan yang harus diselesaikan bersama, mulai dari peredaran narkoba, tawuran, hingga tindak kriminalitas yang selama ini memunculkan stigma negatif terhadap Belawan.
"Belawan ini penting. Jangan sampai tergilas oleh stigma negatif akibat narkoba, tawuran, maupun tindak kejahatan lainnya," ujar Rico Waas di hadapan Wakil Ketua DPRD Medan Suhendra, Kapolres Belawan Rosef Effendi, mantan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman, tokoh masyarakat, dan para undangan lainnya.
Rico Waas mengajak seluruh unsur maritim, tokoh masyarakat, pengusaha, dan stakeholder untuk bergandengan tangan menjaga momentum positif yang mulai terbangun di Belawan.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Medan membuka diri terhadap berbagai masukan dan siap bersama-sama mencari solusi atas persoalan yang ada.
"Kalau ada persoalan, mari kita bicarakan bersama. Apa yang bisa diselesaikan hari ini, minggu depan, atau bulan depan, kita kerjakan satu per satu," katanya.
Menurut Rico Waas, kegiatan coffee morning tersebut menjadi ruang membangun komunikasi dan konektivitas yang lebih baik antar seluruh pihak agar tercipta suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di Belawan.
Ia juga optimistis jika sinergi dan kebersamaan terus terjaga, maka investasi, pengembangan usaha, dan pembukaan lapangan kerja di Belawan maupun Kota Medan akan terus meningkat ke depannya.
Sementara itu, Komandan Lantamal I Belawan Laksamana Muda TNI Deny Septiana menegaskan pentingnya memperkuat silaturahmi, sinergitas, dan menyatukan persepsi antarinsan maritim guna menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas di wilayah perairan Belawan.
Menurutnya, tantangan maritim yang semakin kompleks tidak dapat diselesaikan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pelaku industri maritim.
"Kita jadikan laut bukan sebagai pemisah, tetapi sebagai pemersatu bangsa," ujar Deny.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mendengarkan berbagai kendala di lapangan sekaligus memperkuat kebersamaan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Belawan. (P3)
beritaTerkait
komentar