Selasa, 07 Juli 2026

DWP Sumut Tegaskan Komitmen Cegah KDRT, Dorong Perempuan Berani Melapor

Jumat, 22 Mei 2026 14:15 WIB
DWP Sumut Tegaskan Komitmen Cegah KDRT, Dorong Perempuan Berani Melapor
Penasihat DWP Sumut Titiek Sugiharti memberikan kata sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan PKDRT yang digelar di Aula DWP Sumut, Jalan Cik Ditiro, Medan, Rabu (20/5/2026).

Medan (buseronline.com) - Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Utara (DWP Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan mendorong perempuan agar berani bersuara dan melaporkan tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) yang digelar di Aula DWP Sumut, Jalan Cik Ditiro, Medan, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan bertema "Berani Melapor, Berani Selamatkan: Kami Siap Membantu" itu bertujuan membangun kesadaran kolektif sekaligus menghapus stigma tabu terhadap pelaporan kasus KDRT.

Kegiatan dibuka oleh Penasihat DWP Sumut Titiek Sugiharti dan dihadiri secara luring maupun daring oleh Ketua DWP Sumut Evi Novida Sulaiman Harahap, jajaran pengurus DWP Sumut, unsur TP PKK Sumut, serta pengurus DWP kabupaten/kota se-Sumut.

Dalam sambutannya, Titiek menegaskan bahwa rumah tangga seharusnya menjadi tempat paling aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi setiap anggota keluarga. Namun, menurutnya, masih banyak konflik rumah tangga yang berujung pada tindakan kekerasan.

"KDRT adalah fenomena yang harus kita hancurkan bersama-sama. Melalui momentum sosialisasi ini, saya menekankan pentingnya mengedukasi diri. Pahami bentuk-bentuk KDRT, upaya hukumnya, serta langkah pertama yang harus dilakukan jika melihat atau mengalaminya," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota DWP menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan menghadirkan ruang aman bagi korban untuk berbicara dan mendapatkan pendampingan.

Sementara itu, Evi Novida Sulaiman Harahap menyampaikan bahwa kasus KDRT kerap menyerupai fenomena gunung es karena banyak terjadi namun sedikit yang terungkap ke permukaan. Menurutnya, hal itu dipengaruhi anggapan bahwa persoalan rumah tangga merupakan aib yang tidak pantas dibicarakan.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Salatiga Promosikan Potensi Daerah dan Jajaki Investasi di Indonesia City Expo 2026
AHY Tinjau Progres Sekolah Rakyat di Medan, Siap Beroperasi Pertengahan Juli
APEKSI Ajukan 10 Rekomendasi Strategis kepada Presiden Prabowo
Rico Waas: Indonesia City Expo 2026 Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dan Investasi Antarkota
Pemko Medan Gandeng Perguruan Tinggi Tingkatkan Edukasi Masyarakat dan SDM ASN
Wali Kota Medan Luncurkan Digitalisasi Pasar dan Sistem Pembayaran Nontunai
komentar
beritaTerbaru