Selasa, 25 Agustus 2026

Panen Raya Jagung Polri Capai 3,9 Juta Ton, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Senin, 18 Mei 2026 10:15 WIB
Panen Raya Jagung Polri Capai 3,9 Juta Ton, Dukung Swasembada Pangan Nasional
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat memberikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II, groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, serta peluncuran operasional 166 SPPG Polri di Tuban, Sabtu (16/5/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memaparkan capaian panen raya jagung Polri pada kuartal I dan II tahun 2025 yang mencapai 3,9 juta ton. Capaian tersebut disebut sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Hal itu disampaikan Kapolri saat memberikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II, groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, serta peluncuran operasional 166 SPPG Polri di Tuban, Sabtu.

"Pada tahun 2025, Polri berhasil merealisasikan penanaman jagung pada lahan seluas 661.112 hektar dengan hasil panen sebanyak 3,9 juta ton," ujar Sigit.

Menurutnya, capaian tersebut turut mendukung peningkatan produksi jagung nasional tahun 2025 sebesar 6,74 persen atau sekitar 1,8 juta ton.

Kapolri menjelaskan, untuk mendukung target swasembada pangan berikutnya, terdapat potensi lahan jagung seluas 1,37 juta hektar yang tersebar di seluruh Indonesia pada tahun 2026.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kapolri: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Utama Penanganan Gempa NTT
Kapolri Tinjau Posko Pengungsi di Manggarai Tengah, Pastikan Kebutuhan Korban Gempa Terpenuhi
Kapolri Hadiri Pertemuan Pimpinan Negara, Perkuat Koordinasi Keamanan Nasional
Kapolri Beri Ruang Tiga Anak Tampilkan Bakat dan Sampaikan Cita-Cita
Korbrimob Polri Juara I Beregu Kapolri Cup 2026 Usai Taklukkan Polda Jabar
Yusril dan Wakapolri Soroti Penguatan Kerangka Hukum Global untuk Berantas Perdagangan Orang
komentar
beritaTerbaru