Sabtu, 10 Oktober 2026

Polri Evakuasi Dua Warga Terdampak Gempa Palue dengan Jalur Udara

Senin, 24 Agustus 2026 17:15 WIB
Polri Evakuasi Dua Warga Terdampak Gempa Palue dengan Jalur Udara
Polri evakuasi dua warga terdampak gempa Palue dengan jalur udara.

Maumere (buseronline.com) - Polri bersama unsur terkait mengevakuasi dua warga terdampak gempa bumi di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui jalur udara.

Dilansir dari laman Humas Polri, evakuasi dilakukan karena akses darat dan laut masih terbatas pascabencana. Kedua warga tersebut membutuhkan penanganan medis segera.

Mereka adalah Maria Noni (71), warga Cawalo, Desa Rokirole, yang mengalami patah tulang paha kiri bagian bawah akibat tertimpa reruntuhan rumah, serta Maria Angela Ngei (30), warga Desa Rokirole, yang sedang hamil dan dalam kondisi siap bersalin.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, evakuasi merupakan bentuk respons cepat Polri bersama unsur terkait untuk memastikan warga terdampak bencana memperoleh pelayanan kesehatan secepat mungkin.

"Polri terus melakukan langkah-langkah kemanusiaan untuk memastikan masyarakat terdampak bencana, khususnya mereka yang membutuhkan penanganan medis segera, dapat dievakuasi dengan aman dan cepat," kata Trunoyudo dalam keterangannya.

Menurutnya, keterbatasan akses darat dan laut membuat jalur udara menjadi salah satu pilihan untuk mempercepat proses evakuasi warga yang membutuhkan pertolongan medis.

Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 10.28 WITA di Lapangan Futsal Karang Mas, Dusun Mudemi, Desa Reruwairere, Kecamatan Maumere. Dua armada udara dikerahkan, yakni Helikopter BNPB Airbus H125 9292 dan Helikopter PK-CAY BEII429.

Maria Noni dievakuasi untuk mendapatkan penanganan lanjutan akibat cedera patah tulang paha setelah tertimpa reruntuhan rumah. Sementara Maria Angela Ngei membutuhkan pemantauan medis karena kehamilannya telah memasuki kondisi siap bersalin.

Jajaran Polres Sikka turut terlibat dalam proses evakuasi. Personel memastikan pemindahan kedua korban berlangsung aman, tertib dan lancar, sekaligus memberikan pendampingan hingga korban diberangkatkan menggunakan armada udara.

Trunoyudo menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam penanganan bencana tidak hanya menyangkut aspek keamanan, tetapi juga bagian dari pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Polri Berantas Premanisme dan Pungli, Puluhan Ribu Kasus Diungkap Sepanjang 2026
Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Rp374 Juta untuk Biaya Kos Mahasiswa NTT Terdampak Gempa
Polda Lampung Ungkap Sejumlah Kasus Perdagangan Ilegal
Polri Tahan Empat Tersangka Kasus Kecelakaan KM Virgo Transport 8
Siswa SMK Muhammadiyah Sumpiuh Kenali Teknologi Lalu Lintas di NTMC Korlantas Polri
Bareskrim Tangkap TW, Tersangka Penyelundupan 50 Ribu Ponsel dari Korea Selatan
komentar
beritaTerbaru