Minggu, 26 April 2026

Kementan Gandeng Australia Perkuat Irigasi Lahan Rawa di Kalteng

Minggu, 26 April 2026 14:44 WIB
Kementan Gandeng Australia Perkuat Irigasi Lahan Rawa di Kalteng
Pemerintah melalui Kementan menjalin kerja sama dengan Australia untuk memperkuat sistem irigasi di lahan rawa, khususnya di Kalteng.

Kalteng (buseronline.com) - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menjalin kerja sama dengan Australia untuk memperkuat sistem irigasi di lahan rawa, khususnya di Kalimantan Tengah (Kalteng). Dilansir dari laman Kementan, upaya ini dilakukan guna meningkatkan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kerja sama tersebut ditandai dengan kunjungan tenaga ahli Australia ke kawasan cetak sawah Dadahup dan Anjir, yang menjadi fokus pemerintah dalam pengembangan lahan rawa produktif.

Penasihat Pertanian Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, Andrew O'Sullivan mengatakan kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari perhatian Menteri Pertanian terhadap pengelolaan air di wilayah rawa.

"Kami melihat ketertarikan besar dari Menteri Amran dalam memperdalam pengelolaan air, khususnya di Kalimantan. Karena itu, kami membawa para ahli untuk melihat langsung kondisi di lapangan," ujarnya, Kamis.

Dalam kunjungan tersebut, dua ahli Australia, George Warne dan Emily Davies, melakukan peninjauan sekaligus berdiskusi dengan para pemangku kepentingan setempat.

Keduanya mengapresiasi capaian Indonesia dalam pengelolaan air di lahan rawa. Namun, mereka menilai masih terdapat ruang perbaikan, terutama dalam meningkatkan efisiensi serta adaptasi sistem irigasi.

"Banyak yang sudah berjalan baik, tetapi ada beberapa aspek yang bisa diperkuat. Perbaikan ini akan berdampak pada peningkatan produktivitas," ujarnya.

Sementara itu, Sesditjen Lahan dan Irigasi Kementan, Dhani Gartina, menyebut kerja sama ini penting untuk memperkaya rekomendasi teknis pengelolaan irigasi.

"Melalui kunjungan ini, kami memperoleh alternatif rekomendasi tata kelola irigasi, khususnya untuk pengembangan sistem irigasi tersier agar produksi dan produktivitas padi di lahan rawa meningkat," katanya.

Kolaborasi ini turut melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum serta pemerintah daerah. Sinergi lintas sektor dinilai penting agar pengelolaan air berjalan terpadu dari hulu hingga hilir.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa irigasi menjadi faktor kunci dalam mendukung produksi pangan nasional.

"Langkah pemerintah pada sektor irigasi dan lahan saat ini sudah sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto," tegasnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kementan Genjot Tanam Padi Serentak di 38 Daerah Jatim, Kejar Kenaikan LTT 3,4%
Kementan Percepat Pengembangan Hortikultura Lahan Kering di Enrekang Hadapi El Nino
PMI dan Palang Merah Timor-Leste Teken MoU Penguatan Kerja Sama Kemanusiaan
Kementan Salurkan 1.900 Liter Pestisida untuk Kendalikan Hama Padi di Pinrang
Kementan Percepat Pemanfaatan Biodiesel untuk Alsintan, Perkuat Program B50
Sektor Pertanian Jadi Penopang Utama Ekonomi Nasional
komentar
beritaTerbaru