Minggu, 26 Juli 2026

Sektor Pertanian Jadi Penopang Utama Ekonomi Nasional

Selasa, 21 April 2026 13:00 WIB
Sektor Pertanian Jadi Penopang Utama Ekonomi Nasional
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berjalan dengan Presiden Prabowo Subianto.

Jakarta (buseronline.com) - Bank Indonesia mencatat aktivitas dunia usaha tetap berada di zona positif pada triwulan I 2026 berdasarkan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU).

Dilansir dari laman Kementan, Saldo Bersih Tertimbang (SBT) tercatat sebesar 10,11 persen, sedikit menurun dibandingkan triwulan IV 2025 yang sebesar 10,61 persen.

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Anton Pitono menyampaikan bahwa kinerja dunia usaha pada awal tahun masih terjaga.

Baca Juga: Ekspor Unggas Indonesia Tembus 545 Ton, Kementan Catat Lonjakan di 2026

Menurutnya, mayoritas lapangan usaha mencatat pertumbuhan positif, terutama sektor jasa keuangan, industri pengolahan, perdagangan, serta pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Kinerja tersebut didorong oleh meningkatnya permintaan masyarakat selama periode hari besar keagamaan nasional seperti Tahun Baru Imlek, Nyepi, Ramadan, hingga Idulfitri 1447 Hijriah, yang bertepatan dengan musim panen sejumlah komoditas.

Dari sisi operasional, kapasitas produksi terpakai naik menjadi 73,33 persen dari sebelumnya 73,15 persen. Sektor pertanian dan industri pengolahan menjadi kontributor utama peningkatan tersebut.

Kondisi keuangan dunia usaha juga dinilai tetap stabil dengan likuiditas dan rentabilitas yang terjaga serta akses pembiayaan yang relatif mudah.

Memasuki triwulan II 2026, Bank Indonesia memproyeksikan kinerja dunia usaha akan meningkat dengan SBT sebesar 14,80 persen, didorong oleh sektor pertanian seiring berlanjutnya musim panen.

"Responden memprakirakan kegiatan usaha pada triwulan II 2026 meningkat dengan SBT sebesar 14,80 persen," ujar Anton Pitono.

Menanggapi hasil tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa sektor pertanian kini menjadi penggerak utama ekonomi nasional.

"Pertanian hari ini bukan hanya penyangga, tetapi menjadi penggerak utama ekonomi nasional. Saat sektor lain tertekan, pertanian justru menjadi solusi," kata Amran.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kementan dan TNI Percepat Cetak 7.000 Hektare Sawah Baru di OKI
Kementan Percepat Swasembada Gula, Target Tercapai dalam Dua Tahun
Kementan dan IFAD Nilai Garut Berhasil Kembangkan Komoditas Kentang Lewat Program UPLAND
Kementan dan Pemkab Kendal Gelar Gerdal Tikus, Jaga Produksi Pangan Nasional
Guru Karanganyar Dibekali Literasi Keuangan Melalui Pelatihan CBP Rupiah
Kementan Pastikan Rekrutmen Petugas Sensus Pertanian 2026 yang Beredar di Medsos Adalah Hoaks
komentar
beritaTerbaru